Ntvnews.id, Jakarta - Vinilon Group mencatatkan prestasi dengan meraih dua Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sekaligus sebagai produsen pipa High Density Polyethylene (HDPE) terbesar berdiameter 1600 milimeter dan pipa KRAH dengan diameter terbesar 2000 milimeter. Kedua produk tersebut tercatat sebagai pipa dengan ukuran terbesar yang pernah diproduksi di Indonesia.
Penyerahan penghargaan Rekor MURI dilakukan di Pabrik Vinilon Group di Cileungsi, Bogor, Kamis, 22 Januari 2026. Pencapaian ini menunjukkan kemampuan industri manufaktur dalam negeri dalam menghadirkan solusi perpipaan untuk berbagai kebutuhan infrastruktur, mulai dari skala kecil hingga proyek strategis nasional.
Manufacturing Director Vinilon Group Teddy Sujanto menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti kesiapan teknologi dan kapasitas industri nasional dalam menjawab tantangan proyek berskala besar.
“Penghargaan MURI ini menunjukkan bahwa kapasitas dan teknologi manufaktur dalam negeri sudah mampu memenuhi berbagai kebutuhan proyek infrastruktur berskala besar. Vinilon Group terus berfokus pada pengembangan produk yang andal dan relevan dengan berbagai kebutuhan lapangan, terutama solusi perpipaan dari hulu ke hilir,” ujar Teddy Sujanto dalam keterangannya, Jumat, 6 Februari 2026.
Penetapan rekor tersebut dilakukan melalui proses penilaian menyeluruh oleh tim MURI, termasuk pengecekan langsung terhadap data teknis serta spesifikasi produk untuk memastikan keunggulan ukuran dan metode produksi yang diajukan. Wakil Direktur Utama MURI Osmar Semesta Susilo, MIB, menjelaskan bahwa kedua produk Vinilon Group memenuhi seluruh kriteria pencatatan rekor.
“Dalam pencatatan kali ini, MURI menetapkan pipa HDPE berdiameter 1600 mm dan pipa KRAH berdiameter 2000 mm yang diproduksi Vinilon Group sebagai pipa dengan ukuran terbesar di Indonesia. Hasil ini ditetapkan setelah dilakukan verifikasi data serta pengecekan terhadap spesifikasi teknis produk terkait,” ujar Osmar.
Pipa HDPE berdiameter 1600 milimeter dikembangkan untuk sistem perpipaan berkapasitas tinggi yang membutuhkan ketahanan terhadap tekanan sekaligus fleksibilitas dalam pemasangan. Sementara itu, pipa KRAH berdiameter 2000 milimeter diproduksi dengan lisensi resmi dari Krah GmbH Jerman dan digunakan untuk proyek air limbah, drainase, serta Multi Utility Tunnel (MUT) skala besar. Pipa ini dirancang dengan dinding berstruktur yang memberikan kekuatan struktural secara efisien dan memiliki umur pakai hingga 100 tahun.
Kehadiran pipa berdiameter besar dinilai semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan proyek infrastruktur nasional, terutama untuk mendukung efisiensi aliran air dan mempercepat proses pemasangan. Kebutuhan tersebut sejalan dengan pesatnya pengembangan infrastruktur air bersih, sanitasi, dan drainase yang menuntut kapasitas aliran besar serta kualitas produk yang andal dan tahan lama.
Teddy Sujanto menegaskan bahwa pengembangan produk ini menjadi bukti kesiapan Vinilon Group dalam mendukung berbagai proyek strategis nasional.
“Pengembangan produk ini merupakan bukti kesiapan Vinilon Group dalam mendukung berbagai proyek strategis nasional. Vinilon Group terus berinvestasi pada teknologi, proses produksi, dan pengembangan sumber daya manusia, agar produk yang dihasilkan tetap relevan dengan kebutuhan lapangan dalam jangka panjang,” ujar Teddy.
Dengan pengalaman lebih dari empat dekade, Vinilon Group saat ini mengoperasikan fasilitas produksi di Cileungsi dan Mojokerto untuk mendukung pengembangan produk perpipaan bagi berbagai aplikasi infrastruktur. Perolehan dua Rekor MURI tersebut semakin memperkuat peran Vinilon Group sebagai mitra industri bagi pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam pembangunan sistem air bersih, sanitasi, dan drainase di Indonesia.
Vinilon Group Pecahkan Dua Rekor MURI lewat Produksi Pipa Terbesar di Indonesia (Vinilon)