Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah akan menyalurkan bantuan pangan senilai Rp11,92 triliun jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
Adapun bantuan pangan akan mulai disalurkan pada bulan Ramadhan atau Februari 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Estimasi kebutuhan anggaran sebesar Rp11,92 triliun dan ini akan mulai disalurkan di bulan Ramadhan atau Februari nanti,” ucap Airlangga, Selasa 10 Februari 2026.
Lanjut kata Airlangga, bantuan pangan yang disalurkan nantinya berupa 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng selama dua bulan.
Baca juga: Jelang Lebaran, Pemerintah Siapkan Bansos Beras dan Minyak untuk 35 Juta Keluarga Miskin
Baca juga: Kabar Baik! Tarif Kereta Diskon 30 Persen saat Lebaran, Pesawat Diskon 18 Persen
Adapun bantuan tersebut ditargetkan dapat menjangkau 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4 atau kelompok berpendapatan rendah hingga menengah bawah.
Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyiapkan kebijakan insentif ekonomi berupa diskon tarif transportasi pada periode libur Hari Besar Nasional (HBN) Idul Fitri 2026 dengan nilai anggaran mencapai Rp911,16 miliar.
Adapun insentif ekonomi itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun non-APBN.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah akan menyalurkan bantuan pangan senilai Rp11,92 triliun jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)