Ntvnews.id, Jakarta - Generasi terbaru Vivo V70 tetap mempertahankan sejumlah keunggulan dari Vivo V60, namun juga membawa beberapa peningkatan yang menarik.
Seperti dikutip dari GSM Arena, Jumat (20/2/2026), Vivo V70 mengusung layar OLED datar berukuran 6,59 inci dengan resolusi 1.260 x 2.750 piksel, menggantikan panel lengkung empat sisi 6,77 inci pada pendahulunya.
Tingkat kecerahannya juga meningkat, mencapai 1.800 nits (global) dan 5.000 nits (lokal), lebih tinggi dibanding sebelumnya yang berada di angka 1.500 nits (global) dan 5.000 nits (lokal).
Panel ini tetap mendukung 10-bit color dan refresh rate 120Hz. Salah satu peningkatan signifikan adalah penggunaan sensor sidik jari ultrasonik yang lebih cepat, akurat, dan aman dibandingkan sensor optik generasi sebelumnya.
Dengan ukuran layar yang sedikit lebih kecil, bodi ponsel kini terasa lebih ramping. Lebarnya berkurang menjadi 74,3 mm dari sebelumnya 77,0 mm. Ketebalannya juga menyusut menjadi 7,4 mm atau 7,6 mm (tergantung warna), serta bobotnya lebih ringan di kisaran 187 gram hingga 194 gram.
Meski lebih tipis, daya tahannya tetap terjaga, bahkan meningkat. Vivo V70 mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air, serta telah lolos uji jatuh dari ketinggian 1,8 meter. Layarnya dilapisi kaca Schott Xensation Core untuk perlindungan ekstra.
Perubahan lain terlihat pada konstruksi bodinya. Jika sebelumnya menggunakan sasis plastik, kini Vivo V70 memakai rangka paduan aluminium seri 6 yang lebih kokoh, dengan proses pemolesan berlapis untuk hasil akhir yang premium.
Di sektor daya, V70 mengadopsi teknologi baterai semi-solid khas Vivo dengan kapasitas tetap 6.500mAh. Daya tahan baterainya diklaim mampu menunjang hingga 11 jam bermain PUBG atau 5 jam perekaman video 4K 60fps.
Bahkan dalam suhu ekstrem, baterai tetap optimal, dapat menjalankan Google Maps selama 10 jam pada suhu 40°C atau 8 jam pada suhu -20°C. Pengisian cepat 90W (vivo FlashCharge) juga tetap tersedia.
Untuk fotografi, Vivo V70 dibekali kamera utama 50MP dengan OIS menggunakan sensor Sony LYT-700V (1/1.56 inci), didampingi kamera telefoto 50MP (1/1.95 inci) dan ultra-wide 8MP. Kini, ponsel ini mendukung perekaman video 4K hingga 60fps, meningkat dari 30fps pada generasi sebelumnya.
Kamera utama dan telefoto menyediakan lima pilihan panjang fokus populer untuk fotografi potret, mulai dari 23mm hingga 100mm, lengkap dengan opsi efek bokeh bergaya ZEISS.
Vivo V70 hadir dalam pilihan warna Authentic Black (versi paling tipis dan ringan), Canary Yellow, Alpine Gray, serta Sandalwood Brown. Perangkat ini menjalankan Android 16 dengan OriginOS 6 dan dijanjikan mendapat pembaruan sistem operasi serta patch keamanan hingga enam tahun.
Dari sisi performa, tidak ada perubahan chipset. Vivo V70 masih mengandalkan Snapdragon 7 Gen 4, dengan opsi RAM 8GB atau 12GB dan penyimpanan 256GB atau 512GB. Untuk konektivitas, tersedia Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.4, dan USB 2.0.
Vivo V70 dijadwalkan segera meluncur di pasar Eropa, Timur Tengah, dan Asia Tenggara. Informasi harga akan diumumkan menyusul.
Vivo V70 resmi meluncur. (Foto: Istimewa via GSM Arena)