Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menggelar rapat koordinasi terkait proyek strategis nasional LNG Abadi Masela.
Rapat tersebut membahas berbagai kendala teknis dan kebijakan dalam upaya percepatan proyek.
Dalam rapat debottlenecking itu, Purbaya menegaskan bahwa setiap hambatan yang muncul harus segera disampaikan agar dapat langsung ditangani melalui koordinasi lintas kementerian.
“Kita beresin di sini saja ke perindustrian-perindustriannya kita panggil, ke perdagangan nanti kita beresin di situ," ucap Purbaya dalam rapat debottlenecking bersama SKK Migas di Jakarta, Selasa 24 Februari 2026.
Baca juga: Buruh Minta THR Bebas Pajak, Menkeu Purbaya Tunggu Arahan Pak Prabowo
Bendahara Negara itu menambahkan, mekanisme tersebut diharapkan menjadi solusi terpadu.
"Jadi ini one stop service, jadi harusnya aman selama bapak ngomong sama saya. Kalau nggak ngomong nanti kita nggak tahu,” lanjutnya.
Menanggapi pernyataan tersebut, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto langsung berceletuk bahwa dirinya telah menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi di lapangan.
Djoko bahkan berkelakar soal terbatasnya waktu berbicara dalam forum tersebut.
Baca juga: Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 T di Himbara: Bank-bank Nggak Usah Takut
"Bapak kadang-kadang waktunya satu menit susah," ucap Djoko.
"Iya, iya, iya sampai sekarang belum putus juga," lanjutnya.
Celetukan itu sontak mengundang tawa Purbaya dan peserta rapat lainnya.
Hal tersebut mencairkan suasana diskusi yang sebelumnya membahas persoalan serius terkait percepatan proyek energi nasional tersebut.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menggelar rapat koordinasi terkait proyek strategis nasional LNG Abadi Masela. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono )