Bank Indonesia Siaga Jaga Rupiah Selama Lebaran di Tengah Konflik Timur Tengah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Mar 2026, 12:15
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Mata uang Rupiah dan Dolar AS/ist Mata uang Rupiah dan Dolar AS/ist

Ntvnews.id, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memastikan akan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sepanjang libur lebaran 2026 di tengah perkembangan geopolitik.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan, hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi meredam depresiasi rupiah lebih dalam dari gejolak pasar global.

"Sebagai langkah antisipasi terhadap gejolak pasar global yang meningkat akibat konflik Timur Tengah, Bank Indonesia memastikan akan menjaga stabilitas rupiah sepanjang libur Lebaran 2026," ucap Destry dalam keterangan tertulisnya, Jumat 20 Maret 2026.

Destry menjelaskan bahwa meskipun pasar keuangan domestik tutup selama libur Lebaran, perdagangan rupiah di pasar luar negeri tetap berjalan dan fluktuasinya dapat berdampak pada ekonomi Indonesia.

Baca juga: BGN: Program MBG Dorong Ekonomi Daerah Hingga Triliunan Rupiah

Baca juga: Awal Pekan, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp16.970 per Dolar AS

Selanjutnya Deputi Gubernur Senior BI kembali menegaskan bahwa Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat Ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah.

"Termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yg diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional," tandasnya.

x|close