Ambisi Besar Samsung, Investasi Rp1,24 Kuadriliun demi Kuasai Teknologi AI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Mar 2026, 10:46
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi. Gedung Samsung. (Foto: Istimewa via GSM Arena) Ilustrasi. Gedung Samsung. (Foto: Istimewa via GSM Arena)

Ntvnews.id, Jakarta - Samsung Electronics semakin serius memperkuat posisinya dalam persaingan teknologi kecerdasan buatan (AI). 

Berdasarkan laporan terbaru dari Reuters, yang dikutip GSM Arena, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini berencana menggelontorkan investasi hingga 110 triliun won atau sekitar Rp1,24 Kuadriliun untuk penelitian dan pengembangan (R&D) serta pembangunan fasilitas baru.

Langkah besar ini menjadi bagian dari strategi Samsung untuk memimpin industri semikonduktor, khususnya dalam pengembangan teknologi AI yang kian berkembang pesat.

Tak hanya fokus pada R&D, Samsung juga membuka peluang ekspansi melalui merger dan akuisisi besar. 

Perusahaan tengah membidik sejumlah sektor strategis seperti robotika, teknologi medis, elektronik otomotif, hingga solusi pendingin udara sebagai bagian dari diversifikasi bisnisnya.

Baca Juga: Samsung Galaxy Z TriFold 2 dan Galaxy Z Slide Bocor: Lebih Tipis, Ringan, dan Siap Rilis 2027

Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya Samsung telah menginvestasikan sekitar 90,4 triliun won (sekitar Rp1,02 kuadriliun) untuk R&D. 

Artinya, rencana investasi tahun ini meningkat lebih dari 21 persen dibandingkan tahun 2025. Saat ini, Samsung dikenal sebagai produsen chip memori terbesar di dunia. 

Baru-baru ini, perusahaan juga menjalin kerja sama dengan Advanced Micro Devices (AMD) untuk memasok chip HBM4 yang digunakan dalam pusat data AI, memperkuat posisinya dalam ekosistem teknologi masa depan.

Dengan langkah agresif ini, Samsung menunjukkan ambisi besar untuk tidak hanya bersaing, tetapi juga memimpin era baru teknologi berbasis AI.

x|close