Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kokoh.
Hal tersebut disampaikan Airlangga di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, termasuk gejolak harga minyak mentah dunia.
"Perlu ditekankan kepada masyarakat bahwa kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kokoh," ucap Airlangga dalam konferensi pers virtual, Selasa 31 Maret 2026.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena berbagai indikator utama ekonomi domestik masih terjaga dengan baik.
Baca juga: ASN WFH Setiap Jumat Mulai 1 April, Bagaimana dengan Pekerja Swasta?
Baca juga: Efisiensi, Operasional Mobil Dinas Dipangkas 50 Persen dan Perjalanan Dinas 70 Persen
Pemerintah, kata Airlangga, terus memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman.
"Stok BBM nasional dalam kondisi aman dan stabilitas fiskal tetap terjaga," lanjutnya.
Airlangga menambahkan, di tengah dinamika global Indonesia menunjukkan dirinya sebagai bangsa yang adaptif, resiliensi, dan tangguh.
"Situasi ini bukan lah hambatan, melainkan momentum bagi kita untuk melakukan akselerasi perubahan perilaku yang modern dan efisien," tandasnya.
Dalam hal ini, pemerintah melakukan transformasi dan perubahan dengan menghadirkan program kebijakan ini disebut dengan 8 butir transformasi budaya kerja nasional dan kebijakan energi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kokoh.