A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Menaker Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Program Magang Nasional 2026 - Ntvnews.id

Menaker Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Program Magang Nasional 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Apr 2026, 14:02
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memberikan keterangan pers di sela penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ke-24 Periode 2026–2028 PT Freeport Indonesia di Jakarta, Jumat (10/4/2026). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira) Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memberikan keterangan pers di sela penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ke-24 Periode 2026–2028 PT Freeport Indonesia di Jakarta, Jumat (10/4/2026). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tahap III yang dilakukan Kementerian Keuangan Republik Indonesia tidak akan berdampak pada program prioritas pemerintah, termasuk Magang Nasional 2026.

“Beda (pos anggaran). Jadi kalau efisiensi ketiga yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan itu adalah terkait dengan perjalanan dinas, rapat-rapat dan seterusnya. Beda pos alokasi dengan (program) Magang (Nasional),” kata Menaker saat ditemui di Jakarta, Jumat.

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI pada Kamis, 9 April 2026, Yassierli mengungkapkan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia telah menerima Surat Menteri Keuangan Nomor S-181/MK.03/2026 tertanggal 1 April 2026 terkait kebijakan efisiensi anggaran.

Baca Juga: BGN Pastikan Anggaran Program MBG Dikelola Transparan dengan Mekanisme Berlapis

Melalui surat tersebut, anggaran Kemnaker yang berasal dari rupiah murni (RM) mengalami penyesuaian dengan pergeseran ke Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) di Kemenkeu sebesar Rp181.826.183.000. Nilai tersebut terdiri atas Rincian Output (RO) Khusus sebesar Rp122.163.948.000 serta hasil identifikasi efisiensi anggaran senilai Rp59.662.235.000.

Meski demikian, Yassierli menegaskan bahwa pelaksanaan program Magang Nasional tahun ini masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian sebelum diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan persetujuan akhir.

“Jadi kalau untuk (program) Magang (Nasional) memang sekarang masih dalam tarafnya persetujuan dari Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan nanti pastinya dari Pak Presiden,” ujar dia.

Kemnaker sebelumnya mengusulkan peningkatan kuota peserta Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu orang, naik dari realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 100 ribu peserta. Usulan tersebut didorong oleh tingginya minat masyarakat, khususnya lulusan baru, sejak program ini pertama kali diluncurkan.

Baca Juga: Puslabfor dan Kemnaker Uji Sampel Gas Terkait Tewasnya Empat Pekerja di Jaksel

Selain itu, Yassierli memastikan proses pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program Magang Nasional terus berjalan dan akan ditingkatkan ke depannya.

Saat ini, program tersebut telah diikuti sekitar 100 ribu peserta yang tersebar di berbagai perusahaan, kementerian, dan lembaga. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap, dengan tahap pertama diikuti oleh 14.952 peserta yang dijadwalkan menyelesaikan masa magang pada 19 April 2026.

(Sumber: Antara)

x|close