Infografik: Tiga Pilar Strategis Jadi Kunci Transformasi Ekonomi Indonesia 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Apr 2026, 07:40
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pemerintah melakukan transformasi ekonomi nasional melalui penguatan tiga pilar strategis, yakni ketahanan pangan, kemandirian energi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada 2026. Langkah ini untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dalam j Pemerintah melakukan transformasi ekonomi nasional melalui penguatan tiga pilar strategis, yakni ketahanan pangan, kemandirian energi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada 2026. Langkah ini untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dalam j (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah terus mendorong transformasi ekonomi nasional melalui penguatan tiga pilar utama, yakni ketahanan pangan, kemandirian energi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada 2026. Kebijakan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap berkelanjutan dalam jangka panjang.

Pada sektor pangan, pemerintah menargetkan pencetakan sawah baru seluas 250.000 hektare hingga 2026 guna meningkatkan produksi. Selain itu, dilakukan pula perbaikan sistem irigasi dengan target 750.000 hektare, perlindungan lahan pertanian melalui penetapan lahan sawah dilindungi, serta penguatan cadangan pangan nasional, termasuk dengan penambahan gudang. Reformasi di sektor pupuk juga menjadi fokus, dengan distribusi yang lebih efisien dan penurunan harga hingga 20 persen.

Baca Juga: Hashim: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di Tengah Gejolak Global

Di bidang energi, pemerintah berupaya mewujudkan kemandirian melalui berbagai program, seperti konversi batu bara menjadi gas (DME) sebagai substitusi LPG mulai 2026. Pengembangan energi baru juga dilakukan melalui penggunaan campuran bahan bakar seperti biodiesel (B50) dan bensin berbasis etanol (E10 dan E20). Selain itu, pembangunan jaringan gas rumah tangga pada periode 2025–2026 serta peningkatan kapasitas pembangkit listrik dan penyimpanan bahan bakar menjadi bagian dari strategi tersebut.

Sementara itu, pada pilar SDM, pemerintah menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau puluhan juta penerima. Pembangunan sektor pendidikan juga diperkuat melalui pengoperasian ratusan Sekolah Rakyat dan sekolah unggulan, serta perluasan akses pendidikan, termasuk di daerah terdampak bencana dan kawasan tertinggal.

Baca Juga: Sensus Ekonomi 2026, Momentum Emas Menata Arah Ekonomi Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa perekonomian Indonesia saat ini tumbuh stabil di atas lima persen dan diyakini akan meningkat lebih tinggi pada 2026. “Ekonomi Indonesia tumbuh stabil di angka lima persen lebih. Saya yakin pertumbuhannya akan jauh lebih tinggi tahun ini (2026), kami menggerakkan ekonomi dari tingkat akar rumput,” ujarnya. Melalui penguatan tiga pilar tersebut, pemerintah berharap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih fundamental, meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata, memperkuat daya saing nasional, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan dan energi.

Berikut Infografiknya:

Pemerintah melakukan transformasi ekonomi nasional melalui penguatan tiga pilar strategis, yakni ketahanan pangan, kemandirian energi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada 2026. Langkah ini untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dalam j <b>(Antara)</b> Pemerintah melakukan transformasi ekonomi nasional melalui penguatan tiga pilar strategis, yakni ketahanan pangan, kemandirian energi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada 2026. Langkah ini untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dalam j (Antara)

x|close