Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah berupaya meredam lonjakan harga cabai rawit merah yang terjadi sepanjang Mei 2026 dengan meningkatkan pasokan ke daerah yang mengalami kekurangan serta memperkuat distribusi antardaerah.
Langkah tersebut dilakukan menyusul kenaikan harga cabai rawit merah di pasar tradisional yang terus bergerak naik dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional Bank Indonesia, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp71.400 per kilogram pada 15 Mei 2026.
Angka itu meningkat dibandingkan 7 Mei 2026 yang berada di level Rp64.800 per kilogram.
Baca Juga: PIHPS: Harga Cabai Rawit Rp78.500/kg, Telur ayam Rp33.950/kg
Sementara itu, harga cabai rawit hijau relatif lebih stabil dengan kisaran Rp47.300 hingga Rp50.950 per kilogram dalam periode yang sama.
Kenaikan harga cabai rawit dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari curah hujan tinggi hingga serangan hama yang menyebabkan produksi menurun.
Selain itu, permintaan masyarakat terhadap cabai rawit juga masih cukup tinggi sehingga memicu tekanan harga di sejumlah wilayah.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, pemerintah melakukan pemetaan sentra produksi cabai yang mulai memasuki masa panen agar distribusi pasokan lebih merata.
Pemerintah juga memperkuat distribusi cabai dari daerah sentra produksi menuju wilayah konsumsi dan menggelar pasar cabai murah di kota-kota yang mengalami gejolak harga.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkirakan kondisi pasokan nasional sebenarnya masih aman.
Baca Juga: Harga Cabai Rawit hingga Daging Ayam Turun, Inflasi RI April 2026 Terkendali
Pada Mei 2026, ketersediaan cabai rawit nasional mencapai 168,1 ribu ton, sementara kebutuhan nasional sekitar 78 ribu ton sehingga masih terdapat surplus sekitar 90,1 ribu ton.
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan kondisi harga mulai menunjukkan tanda-tanda terkendali seiring lancarnya distribusi dari sentra produksi ke pasar.
“Pergerakan harga cabai rawit mulai lebih terkendali setelah pasokan dari sejumlah sentra produksi kembali mengalir ke pasar. Lancarnya distribusi membuat tekanan harga yang sempat meningkat berangsur turun,” ujarnya.
Berikut Infografiknya:
Pemerintah berupaya meredam harga cabai rawit merah yang naik pada Mei 2026 dengan meningkatkan pasokan ke daerah yang kekurangan dan memperkuat distribusi antardaerah. (Antara)
(Sumber: Antara)
Pemerintah berupaya meredam harga cabai rawit merah yang naik pada Mei 2026 dengan meningkatkan pasokan ke daerah yang kekurangan dan memperkuat distribusi antardaerah. (Antara)