Ntvnews.id
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan kembali memberikan perkembangan terkait kepatuhan Roblox.
"Kami akan melaporkan dalam dua hari ke depan kurang lebih, bahwa Roblox juga akan memberikan kepatuhan lengkapnya. Seperti apa, kita nanti bicara kembali dengan teman-teman," kata Meutya dalam konferensi pers di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Selasa, 28 April 2026.
Hingga tanggal tersebut, status kepatuhan Roblox terhadap PP Tunas masih dikategorikan sebagai patuh sebagian.
Baca Juga: Diskusi Komdigi dan Roblox Masih Terus Berlanjut soal Kepatuhan PP Tunas
Sebelumnya, pada Rabu, 22 April 2026, Meutya juga menyampaikan bahwa diskusi intensif antara pemerintah dan Roblox masih terus berlangsung.
Hal ini terjadi karena Kemkomdigi belum dapat menerima usulan pengaturan akun yang diajukan oleh platform tersebut.
Pada Selasa, 14 April 2026, Roblox telah melakukan sejumlah penyesuaian, termasuk pembatasan akun berdasarkan usia pengguna melalui fitur Roblox Kids dan Roblox Select.
Fitur Roblox Kids diperuntukkan bagi pengguna berusia 5 hingga 12 tahun dan telah dilengkapi dengan teknologi verifikasi usia. Sementara Roblox Select ditujukan bagi pengguna berusia 13 hingga 15 tahun.
Meski demikian, pemerintah menilai langkah tersebut belum sepenuhnya memenuhi ketentuan dalam PP Tunas.
Salah satu alasan utamanya adalah masih adanya potensi komunikasi antara pengguna dengan pihak yang tidak dikenal.
Baca Juga: Meutya Hafid: Roblox dan YouTube Belum Patuh PP Tunas
Menurut Meutya, hal tersebut menjadi perhatian serius, terutama dari para orang tua di Indonesia yang menginginkan adanya pembatasan lebih ketat demi melindungi anak-anak.
"Meskipun sudah melakukan adjustment (penyesuaian) yang cukup banyak, kami belum dapat menerima proposal dari Roblox untuk menyatakan bahwa Roblox telah mematuhi (PP Tunas). Jadi artinya belum, kita tetap menilai bahwa ini belum ada kepatuhan terhadap PP Tunas," kata Meutya pada Selasa, 14 April 2026 di Kantor Kemkomdigi.
Pemerintah menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan dialog dengan Roblox untuk memastikan platform digital tersebut benar-benar memenuhi standar perlindungan anak sesuai regulasi yang berlaku di Indonesia.
(Sumber: Antara)
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam konferensi pers perkembangan PP Tunas di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026). ANTARA/Livia Kristianti (Antara)