Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan pada perdagangan sesi I Kamis 30 April 2026.
Berdasarkan data RTI, IHSG sesi I ditutup turun 174,6 poin atau 2,46 persen ke level 6.926,540.
Pada awal perdagangan, indeks sempat dibuka menguat ke posisi 7.103,004 bahkan menyentuh level tertinggi di 7.109,004.
Namun, tekanan jual yang meningkat membuat IHSG berbalik arah hingga menyentuh level terendah di 6.923,192.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat ke 7.103 di Tengah Tekanan Jelang Long Weekend
Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) didominasi oleh pelemahan. Tercatat sebanyak 618 saham berada di zona merah, sementara hanya 95 saham menguat dan 98 saham lainnya stagnan.
Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 23,469 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp11,278 triliun.
Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.554.668 kali transaksi.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat ke 7.096, Pasar Waspadai Konflik AS–Iran
Sejumlah saham unggulan turut mengalami penurunan harga, di antaranya UNTR yang turun 1.700 poin menjadi 28.725 per saham, BBCA melemah 150 poin ke level 5.835, UNVR turun 30 poin menjadi 1.545, serta GGRM yang terkoreksi 350 poin ke posisi 15.475 per saham.
Ilustrasi - Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar/am. (Antara)