Ntvnews.id, Jakarta - Dokter spesialis gizi klinik Pande Putu Agus Mahendra mengingatkan jamaah calon haji untuk rutin mengonsumsi air minum sebanyak 150 mililiter per jam di tengah cuaca panas ekstrem di Tanah Suci guna mencegah dehidrasi hingga heatstroke.
“Usahakan konsumsi air mineral 150 mililiter per jam untuk menjaga hidrasi selama melakukan kegiatan ibadah,” kata Pande Putu saat dihubungi, Senin, 11 Mei 2026.
Dokter lulusan Universitas Indonesia itu menjelaskan kebutuhan cairan normal orang dewasa berkisar delapan hingga 10 gelas per hari dengan ukuran 250 mililiter per gelas.
Baca Juga: 4 WNI Diciduk Polisi Arab Saudi Gegara Sebar Layanan Haji Palsu
Namun, kebutuhan cairan dapat meningkat ketika cuaca panas dan aktivitas fisik tinggi selama pelaksanaan ibadah haji.
Menurut dia, dehidrasi dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh, termasuk meningkatkan kerja jantung dan memperberat fungsi ginjal.
Efek yang muncul akibat dehidrasi di antaranya tubuh terasa lemas, limbung, nyeri kepala, hingga mual.
Pande Putu mengingatkan jamaah agar tidak menunggu rasa haus untuk mulai minum karena pada kondisi dehidrasi kronis, sensasi haus bisa menurun sementara produksi urine juga berkurang.
Ia menyarankan konsumsi cairan dilakukan sedikit demi sedikit tetapi rutin sepanjang hari, terutama saat banyak menjalankan aktivitas di luar ruangan.
Selain air putih, jamaah juga dianjurkan mengonsumsi buah-buahan dengan kandungan air tinggi serta makanan berkuah guna membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
“Air elektrolit dapat diperlukan, tapi bukan menjadi minuman utama dan tetap harus dikombinasikan dengan air mineral,” ujarnya.
Baca Juga: WNI yang Tewas di Gurun Mekkah Meninggal Akibat Dehidrasi
Ia juga mengingatkan jamaah untuk rutin memantau warna urine sebagai indikator kondisi hidrasi tubuh.
Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui unggahan di media sosial turut mengingatkan jamaah haji agar mewaspadai cuaca panas ekstrem selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
Dalam imbauan tersebut, jamaah diminta rutin minum air tanpa menunggu haus, menggunakan payung atau pelindung berwarna terang, serta beristirahat secara berkala di tempat teduh guna mencegah kelelahan akibat suhu tinggi.
(Sumber: Antara)
Jamaah calon haji memasuki bus Shalawat diuntuk melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram, Makkah, Jumat (1/5/2026). ANTARA/Citro Atmoko (Antara)