Film Saat Aku Bersuara Angkat Kisah Keberanian Seorang Penyitas Kekerasan Seksual

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jun 2026, 11:11
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Film Saat Aku Bersuara Film Saat Aku Bersuara (NTVNews)

Ntvnews.id, Jakarta - Penyintas kekerasan seksual sering menyimpan luka yang terlalu sering dipaksa diam. Penyintas kekerasan seksual kerap menghadapi kenyataan pahit: pelaku terlindungi, korban disalahkan, dan suara mereka tenggelam dalam stigma.

Di tengah realita ini Arjuna Mega Films, Rain Creation, dan Lex Pictures siap menghadirkan film drama terbaru berjudul Saat Aku Bersuara yang akan mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Juni 2026.

Film karya sutradara Sonu ini mengisahkan Nadia (Marshanda), seorang pengacara muda cerdas dengan karier cemerlang yang hidupnya tampak sempurna usai dilamar kekasihnya, Reza (Nino Fernandez).

"Ini isu yang penting, apalagi isu sosial seperti ini belum pernah diungkapkan dari sisi yang berbeda. Kita pernah punya beberapa film yang mengangkat kekerasan seksual atau pelecehan seksual, tetapi lebih banyak dari sisi pengalaman traumatisnya," tutur Sonu ke awak media, 15 Juni 2026.

Dalam film ini Sonu ingin memperlihatkan sudut pandang, keberanian seorang perempuan untuk bangkit demi mendapatkan keadilan yang selama ini dinantinya.

"kami punya ide bahwa kenapa tidak mengangkat sisi ketika perempuan berani bersuara dan bangkit. Ini akan menjadi fenomena yang berbeda," jelasnya.

Dibintangi oleh Marshanda, aktris 36 tahun itu mengaku merasakan dinamika perasaan dan kesedihan yang cukup mendalam saat berperan sebagai Nadia.

"Selama syuting rasa yang, emosi yang beneran aku rasakan, ini kan beragam banget ya. Dari down sampai dia punya harapan lagi," ungkapnya.

Rasa yang cukup mencekam yang dialami Marshanda dalam film yakni sebuah rasa ketidakpastian yang selama ini dialami si korban pelecehan seksual tersebut.

"Mungkin ini buat aku ya, buat aku, buat Caca gitu. untuk perasaan manusia seperti depresi, putus harapan, putus asa, memutuskan untuk menyerah, berharap, lalu berjuang menurut aku di antara semua itu yang paling sulit dan paling hebat yang seseorang bisa rasakan adalah berharap,” timpalnya.

Dari perannya sebagai Nadia, ibu satu anak itu mengaku banyak belajar dan karakter yang dibawakannya dalam film mengajarkan Marshanda untuk menjadi wanita yang lebih berani dan kuat.

"Jadi banyak sekali emosi yang menantang dari karakter Nadia dan membuat aku lebih berani untuk merasa gitu ya. Jadi aku belajar dari karakter Nadia. Orang yang berani merasakan hari-hari tergelap dan terseramnya adalah orang yang paling bisa menghargai hari-hari terindahnya," pungkasnya.

Film Saat Aku Bersuara mengangkat isu sensitif yang dekat dengan realita sosial Indonesia, kekerasan seksual, trauma, stigma, dan perjuangan para penyintas melawan budaya bungkam yang selama ini melindungi pelaku dan menyudutkan korban. Film ini merupakan bentuk sebuah perlawanan.

Baca Juga: Produksi Film Musikal Anak Mencari Matahari Dihentikan Sementara Akibat Perbedaan Pandangan Kontrak

Perlawanan terhadap hukum yang timpang, terhadap masyarakat yang lebih memilih diam daripada berpihak kepada penyintas, serta ketakutan yang selama ini membelenggu para penyintas untuk angkat bicara. Film ini hadir dengan satu janji kepada penontonnya; keluar dengan harapan. 

Harapan bahwa semua orang harus bersuara. Bahwa tidak ada penyintas yang harus berjuang sendirian. Dan bahwa perubahan dimulai ketika satu orang berani bersuara.

Saat Aku Bersuara juga mengajak penonton memaknai pentingnya dukungan persahabatan, keluarga, dan keberanian menyuarakan kebenaran ketika harapan mulai memudar di tengah keadilan yang sering dipertanyakan.

Didukung jajaran aktor dan aktris papan atas Indonesia, film ini menampilkan Marshanda yang beradu akting dengan Ibnu Jamil untuk pertama kalinya di film panjang. Keduanya pernah bekerja sama dalam sinetron lebih dari 16 tahun lalu. Film ini didukung oleh deretan cast lainnya, Lukman Sardi, Cut Mini sebagai Ibu Nadia, Lydia Kandou, Omar Daniel, serta Unique Priscilla.

x|close