Tantangan Didi Riyadi di Film 'Takkan Kubiarkan Kau Menangis': Harus Fasih Jawa hingga Inggris

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jul 2026, 09:28
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Cast film Takkan Kubiarkan Kau Menangis Cast film Takkan Kubiarkan Kau Menangis (NTVNews)

Ntvnews.id, Jakarta - Musisi sekaligus aktor Didi Riyadi kembali berakting m layar lebar melalui proyek film terbaru Takkan Kubiarkan Kau Menangis. Dalam film produksi perdana Langit Pictures ini, Didi mengaku harus keluar dari zona nyaman dan menghadapi tantangan akting yang belum pernah ia temui sebelumnya.

Dalam film ini, Didi Riyadi didapuk memerankan karakter seorang ayah. Menariknya, film ini mengambil latar belakang kuat di Kota Semarang, Jawa Tengah. Hal ini menuntut Didi untuk tidak hanya berakting secara emosional, tetapi juga menguasai dialek lokal yang autentik.

"Lokasi syuting itu di Semarang. Latar belakang kulturnya Jawa, jadi saya harus bisa mencampur dialek antara bahasa Indonesia dengan bahasa asli Jawa (Semarangan)," ungkap Didi Riyadi, 14 Juli 2026.

Tak hanya soal kosa kata, Didi menekankan bahwa aspek intonasi dan cengkok bicara menjadi fokus utamanya agar karakter yang ia mainkan terlihat menyatu dengan lingkungan Semarang.

Kesulitan Didi bertambah ketika ia harus beradu akting dengan Emiliano Fernando Cortizo, yang berperan sebagai anaknya. Mengingat Emiliano memiliki wajah blasteran, sang sutradara dan tim produksi sepakat untuk menciptakan gaya bahasa yang unik bagi keluarga mereka dalam film tersebut.

Didi harus memerankan karakter yang kerap mencampur tiga bahasa sekaligus dalam dialognya.

"Karena Emil (anak saya di film) wajahnya tidak murni Indonesia, jadi kita meng-create tokoh ini punya gaya bicara yang campur-campur; ada bahasa Inggris-nya, bahasa Indonesia, dan tentu saja bahasa Jawa. Itu cukup challenging buat saya," jelasnya.

Beruntung, proses adaptasi bahasa yang rumit ini terbantu oleh latar belakang keluarga Didi yang memiliki kedekatan dengan budaya Jawa, sehingga ia tidak merasa asing saat harus melafalkan dialek-dialek tertentu.

Salah satu hal yang membuat Didi antusias dengan film ini adalah komposisi pemainnya. Film ini banyak melibatkan figur yang berangkat dari dunia musik, yang menurut Didi memberikan nyawa tersendiri pada film ini.

"Penonton nanti bisa lihat kalau film ini digarap dengan sungguh-sungguh. Di dalamnya banyak figur yang memang betul-betul musisi, bukan hanya aktor saja. Kehadiran mereka membuat atmosfer film terasa lebih hidup dan autentik," tambahnya.

Takkan Kubiarkan Kau Menangis menandai langkah awal Langit Pictures di industri perfilman tanah air. Tidak main-main, film ini menggandeng sederet nama besar lintas generasi.

Selain Didi Riyadi dan Emiliano Fernando Cortizo, film ini juga dibintangi oleh aktor muda berbakat Ari Irham, penyanyi Shanty, Ariyo Wahab, hingga Teuku Ryzki (Kiki eks CJR). Bagi para pencinta film drama keluarga dengan balutan budaya lokal yang kental, Takkan Kubiarkan Kau Menangis dijadwalkan akan mulai menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia pada 16 Juli mendatang.

x|close