Ntvnews.id, Jakarta - Amanda Manopo membawa kabar mengejutkan terkait pengalaman mistis yang dialaminya di rumah pribadi. Amanda mengungkapkan bahwa dirinya sempat menjadi sasaran praktik ilmu hitam atau guna-guna yang dilakukan oleh mantan karyawannya sendiri.
Hal mengerikan ini terungkap justru setelah Amanda memutuskan untuk memberhentikan karyawan tersebut karena kinerja dan tindakan yang dianggap tidak menyenangkan.
Amanda menjelaskan bahwa motif jahat mantan karyawannya itu tidak diketahui secara langsung, melainkan melalui bukti-bukti otentik yang terekam di area privasinya.
"Jadi tuh ketahuannya itu setelah saya melakukan pemecatan ya. Pemecatan karena ada tindakan yang tidak menyenangkan sebenarnya. Emang agak lucu sih, itu ketahuannya karena dia ngedukunin saya dulu," ungkap Amanda Manopo, 22 Juli 2026.
Pesinetron muda ini menegaskan bahwa ia memiliki bukti kuat berupa rekaman video dan CCTV rumah yang memperlihatkan gerak-gerik mencurigakan sang mantan karyawan saat melakukan aksi mistis tersebut.
Bentuk teror mistis yang dialami Amanda tergolong ekstrem. Ia menemukan bukti bahwa sang mantan karyawan nekat menaburkan tanah kuburan di area rumahnya. Tak hanya itu, minuman yang dikonsumsi Amanda sehari-hari pun diduga telah dimanipulasi secara spiritual.
"Ada bukti-buktinya di mana ternyata dia taruh tanah kuburan di rumah saya. Dari minum yang saya minum, ternyata itu pun didoa-doain. Bahkan kayak apa sih namanya, dupa? Jadi rumah saya didupa-dupain," jelasnya.
Amanda menyadari bahwa tindakan tersebut tidak hanya berdampak pada dirinya secara personal, tetapi juga berpotensi mengganggu keharmonisan keluarganya, mengingat kini ia telah berstatus sebagai istri dan ibu.
Saat ditelusuri lebih lanjut, Amanda membeberkan motif di balik aksi nekat mantan karyawannya tersebut. Ternyata, ada niatan untuk merusak hubungan asmara Amanda dengan pria yang kini telah menjadi suaminya.
"Dia melakukan itu karena waktu itu saya memang ada punya hubungan sama suami saya sekarang, dan dia tuh ingin memecahin (hubungan)," ungkapnya.
Lebih jauh, Amanda menilai bahwa penggunaan media seperti tanah kuburan merupakan indikasi kuat bahwa pelaku tidak hanya ingin merusak hubungan, tetapi juga memiliki niat jahat untuk mencelakai dirinya secara fisik maupun mental.
Meski pelaku sudah tidak lagi bekerja dengannya, Amanda mengisyaratkan bahwa teror tersebut tampaknya masih terus diupayakan oleh pihak bersangkutan hingga saat ini.
"Kalau misalkan saya cari tahu, kayak tanah kuburan buat saya itu kayak mau mencelakai. Dan dia masih terus melakukan itu (sampai sekarang)," tutupnya.
Amanda Manopo (Dokumentasi)