Polisi Pastikan Konser Andrea Bocelli Tetap Kondusif Meski Sempat Terjadi Kericuhan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Nov 2026, 11:34
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Palmerah, Jakarta Barat, Rabu, 4 November 2026 Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Palmerah, Jakarta Barat, Rabu, 4 November 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memastikan konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa, 3 November 2026, berlangsung aman dan terkendali. Hal tersebut disampaikan meskipun sempat terjadi insiden pelemparan batu oleh massa yang menolak penyelenggaraan konser.

"Intinya tadi malam ada insiden beberapa, tapi alhamdulillah semua dapat terkendali," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Rabu, 4 November 2026.

Budi menerangkan, terdapat dua kegiatan masyarakat yang berlangsung di kawasan JIExpo pada waktu bersamaan. Kegiatan pertama adalah konser Andrea Bocelli yang digelar mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB. Sementara itu, kegiatan kedua berupa aksi penyampaian aspirasi oleh sekitar 300 orang dari sejumlah elemen masyarakat yang menolak konser tersebut sejak pukul 15.30 WIB.

Baca Juga: Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Pramono: Ikut Keputusan Pemerintah Pusat

Sebelum aksi berlangsung, petugas gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat telah melakukan pengamanan terhadap jalannya penyampaian aspirasi tersebut.

Selain itu, kepolisian turut mendampingi tiga kali proses mediasi dan audiensi antara perwakilan massa dengan pihak penyelenggara. Namun, serangkaian upaya tersebut belum berhasil menghasilkan kesepakatan.

"Usai massa membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB setelah menjalankan ibadah Salat Maghrib, terjadi aksi pelemparan batu dan kayu yang mengarah ke petugas keamanan," katanya.

Insiden tersebut mengakibatkan 33 orang mengalami luka-luka. Para korban terdiri dari personel TNI, Polri, serta masyarakat umum. Menindaklanjuti kejadian itu, Tim Biddokkes Polda Metro Jaya langsung memberikan penanganan medis awal di lokasi.

Baca Juga: Andrea Bocelli Konser Megah di Candi Borobudur

"Dari total korban luka, sebanyak tiga orang masih menjalani perawatan inap di rumah sakit akibat terkena lemparan benda tumpul dan sesak napas," katanya.

Budi menegaskan bahwa tidak ada peserta aksi yang diamankan dalam peristiwa tersebut. Setelah situasi berhasil dikendalikan, panitia bersama petugas keamanan mengevakuasi para pengisi acara serta mengatur kepulangan penonton dan tamu undangan agar berlangsung dengan aman.

(Sumber: Antara)