Ntvnews.id, Jakarta - Aktor peraih Piala Oscar Leonardo DiCaprio mengungkapkan keprihatinannya terhadap masa depan bioskop di tengah perubahan besar yang tengah berlangsung di industri perfilman global.
Dikutip dari laman Deadline, Sabtu, 3 Januari 2026, DiCaprio menyoroti kondisi perfilman saat ini dan mempertanyakan apakah masyarakat masih memiliki minat untuk menyaksikan film di layar lebar.
"Perubahannya sangat cepat. Kita sedang menyaksikan transisi besar,” ujarnya dalam wawancara dengan The Times.
“Pertama, film dokumenter menghilang dari bioskop. Sekarang, film drama hanya diputar dalam waktu terbatas dan orang-orang menunggu untuk menontonnya di layanan streaming. Saya tidak tahu. Apakah orang-orang masih memiliki selera? Atau akankah bioskop menjadi tempat terisolasi, seperti bar jazz?," tambahnya.
Baca Juga: Menonton Aksi Leonardo DiCaprio Lewat Film One Battle After Another
Sebulan sebelumnya, DiCaprio juga menyampaikan pandangan serupa kepada Deadline dengan menyebut bahwa mempertahankan film agar tetap tayang di bioskop menjadi tantangan tersendiri.
"Tahun ini tampaknya menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah perfilman,” katanya.
“Kita menghadapi tantangan yang lebih besar dari sebelumnya, menurut saya, untuk masa depan pengalaman sinematik. Mengajak orang untuk datang ke bioskop tampaknya semakin menjadi tantangan”.
Meski demikian, DiCaprio berharap akan muncul figur-figur visioner yang diberi ruang untuk menciptakan karya-karya unik yang tetap layak dinikmati melalui pengalaman menonton di bioskop.
Pernyataan tersebut muncul setelah film terbaru DiCaprio, "One Battle After Another" karya sutradara Paul Thomas Anderson, mencatatkan pendapatan lebih dari 205 juta dolar Amerika Serikat di seluruh dunia.
Baca Juga: Benarkah Leonardo DiCaprio Tampil di Squid Game 3? Netflix Buka-bukaan
(Sumber: Antara)
Aktor Leonardo DiCaprio. ANTARA/Instagram @leonardodicaprio/pri. (Antara)