Ntvnews.id, Jakarta - Aktor Ibrahim Risyad tengah menjadi sorotan publik setelah pernyataannya mengenai peran istri dalam rumah tangga memicu kontroversi di media sosial. Ucapan yang disampaikannya dalam sebuah podcast itu membuat namanya ramai diperbincangkan, bahkan tak sedikit warganet yang melontarkan kritik pedas.
Dalam perbincangan di kanal YouTube Debi & Marco, Ibrahim secara terbuka mengungkapkan pandangannya soal tanggung jawab finansial dalam pernikahan. Ia mengaku tidak sanggup jika harus menjadi satu-satunya pihak yang menanggung seluruh kebutuhan hidup sang istri.
“Gue kayaknya enggak bisa deh kalau menjadi provider sepenuhnya untuk semua kebutuhan istri. Enggak kuat juga kayaknya gue,” tutur sang aktor dalam podcast YouTube Debi & Marco seperti dikutip pada Kamis, 8 Januari 2025.
Pernyataan tersebut langsung menuai reaksi beragam, terutama karena Ibrahim secara terang-terangan menyebut dirinya enggan memiliki pasangan yang tidak bekerja. Banyak warganet menilai pandangan itu bertentangan dengan konsep peran suami yang selama ini dipahami masyarakat.
Ibrahim kemudian menjelaskan sudut pandangnya dengan menyinggung kondisi rumah tangga yang ia jalani bersama sang istri, Salshabilla Adriani. Menurutnya, tidak seimbang apabila Salshabilla hanya mengurus rumah tangga, sementara dirinya harus bekerja penuh untuk memenuhi seluruh kebutuhan.
“Enggak apple to apple dong kalau Salsha hanya stay di rumah, sementara ada asisten rumah tangga yang bisa melakukan semua hal untuk dia,” ungkap Ohim.
Baca Juga: Trump Perintahkan AS Keluar dari 66 Organisasi Dunia, Termasuk Entitas PBB
Lebih jauh, Ibrahim menegaskan bahwa ia menginginkan hubungan yang setara, di mana masing-masing pasangan berupaya mewujudkan keinginannya sendiri. Ia menolak konsep istri yang sepenuhnya bergantung secara finansial kepadanya.
“Jadi tak sekadar nyuruh-nyuruh gue doang. Kalau begitu, gue kayak babu dia dong,” imbuhnya.
Aktor yang akrab disapa Ohim itu menambahkan, sejak awal pernikahan, dirinya dan Salshabilla telah memiliki kesepakatan untuk sama-sama aktif dan produktif. Ia menyebut, meskipun tidak sedang terlibat dalam kegiatan syuting, sang istri tetap melakukan berbagai aktivitas positif dari rumah.
Ibrahim juga menyinggung pengalaman ketika Salshabilla sempat tidak bekerja selama beberapa bulan. Menurutnya, kondisi tersebut justru berdampak pada suasana rumah tangga mereka.
“Dan ya Salsha sepakat dengan pemikiran gue itu. Alasan itu juga yang membuat gue mau menikahi dia. Dulu, Salsa itu pernah tidak syuting selama 3 bulan. Efeknya apa? Dia jadi uring-uringan di rumah yang tentunya berimbas ke gue,” tuturnya lagi.
Situasi tersebut, lanjut Ibrahim, membuat keduanya merasa tidak nyaman. Karena itu, mereka memilih untuk sama-sama memiliki kesibukan, tanpa mengabaikan waktu kebersamaan sebagai pasangan suami istri.
Alih-alih dipahami sebagai kesepakatan personal dalam rumah tangga, pernyataan Ibrahim justru memicu gelombang hujatan di media sosial. Banyak warganet menilai sikapnya mencerminkan ketidaksiapan menjadi kepala keluarga dan dianggap tidak memiliki mental sebagai seorang ‘provider’.
“Punten, kalau saya sih mending tidak usah menikah. Percuma punya suami yang tidak bisa menjalankan perannya untuk menafkahi. Masa istri harus mewujudkan sendiri keinginannya. Atuh, guna punya partner apa?” ujar warganet.
“Enggak make sense? Ya sudah, lo yang hamil, melahirkan, menyusui, dan mengasuh anak. Biar istri lo yang nyari duit untuk kebutuhan rumah. Enggak malu ya lo ngomong begitu sama perempuan yang bisa menghasilkan,” kata akun lain.
Ibrahim Risyad dan Salshabilla Adriani (Instagram)