Waspada, Rutinitas Pagi Ini Bisa Picu Penyakit Jantung

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Apr 2026, 09:05
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Ilustrasi seorang wanita minum air putih. ANTARA/HO-Pexels/Adrienn Ilustrasi seorang wanita minum air putih. ANTARA/HO-Pexels/Adrienn (Antara)

Ntvnews.id , Jakarta - Kondisi fisiologis tubuh manusia ternyata banyak dipengaruhi oleh kebiasaan yang dilakukan sejak pagi hari.

Pola makan, waktu berolahraga, hingga kebiasaan langsung melihat layar setelah bangun tidur dapat berdampak pada aktivitas harian serta kesehatan jantung.

Konsultan kardiolog intervensi dari Manipal Hospital, Akash Motgi, menjelaskan bahwa tubuh mengalami proses alami di pagi hari, seperti peningkatan tekanan darah, puncak hormon stres, serta peralihan sistem kardiovaskular dari kondisi istirahat ke aktif.

“Meski ini proses normal, ada kebiasaan tertentu yang bisa memperburuk dampaknya pada arteri seiring waktu dan berkontribusi pada hasil kesehatan jantung yang lebih buruk,” ujar Akash, dikutip dari Hindustan Times pada Jumat, 17 April 2026 waktu setempat.

Menurutnya, arteri sangat sensitif terhadap perubahan cepat dalam tekanan darah, tingkat hidrasi, serta aktivitas metabolik seperti olahraga.

Baca Juga: Jangan Sepelekan, Ini Manfaat Minum Air Putih yang Luar Biasa

“Paparan berulang terhadap pemicu kecil namun tidak sehat dapat menyebabkan kekakuan arteri, penumpukan plak, dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa banyak faktor pemicu tersebut justru berasal dari kebiasaan pagi yang sering tidak disadari.

Berikut beberapa kebiasaan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan jantung:

  • Melewatkan sarapan

Tidak sarapan dapat mengganggu keseimbangan metabolisme tubuh. Hal ini berpotensi memicu lonjakan gula darah sepanjang hari dan meningkatkan keinginan makan berlebihan.

“Jika terus terjadi, kebiasaan ini dapat meningkatkan kadar kolesterol dan memberi tekanan lebih pada dinding arteri,” ujarnya.

  • Sarapan tinggi garam atau makanan olahan

Mengonsumsi makanan instan, olahan, atau camilan asin di pagi hari dapat memicu peningkatan tekanan darah.

“Kelebihan natrium membuat tubuh menahan cairan, yang memberi beban tambahan pada jantung dan pembuluh darah,” imbuh dia.

  • Terlalu banyak kafein saat perut kosong

Minum kopi atau teh berkafein tinggi saat perut kosong bisa meningkatkan detak jantung dan tekanan darah dalam beberapa jam.

“Dalam jumlah wajar aman, tetapi konsumsi berlebihan, terutama saat perut kosong, dapat memberi tekanan lebih pada jantung,” kata Akash.

  • Merokok setelah bangun tidur

Nikotin dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Kebiasaan merokok di pagi hari, saat kadar zat dalam tubuh sedang tinggi, dapat meningkatkan tekanan pada arteri dan mempercepat kerusakan pembuluh darah.

  • Kurang bergerak

Tidak melakukan aktivitas setelah bangun tidur dapat memperlambat sirkulasi darah. Hal ini berisiko menyebabkan berkurangnya elastisitas serta meningkatnya kekakuan arteri. Bahkan aktivitas ringan di pagi hari sudah cukup membantu.

  • Kurang hidrasi

Setelah berjam-jam tanpa asupan cairan, tubuh mengalami dehidrasi ringan. Menunda minum dapat membuat darah menjadi lebih kental, meningkatkan resistensi pembuluh darah, dan membebani arteri.

  • Memulai hari dengan stres

Kondisi terburu-buru, langsung menghadapi tekanan pekerjaan, atau melihat layar sejak bangun dapat meningkatkan hormon kortisol.

“Kadar kortisol yang tinggi secara kronis berdampak buruk pada tekanan darah dan kesehatan pembuluh darah,” ujar dia.

Baca Juga: Olahraga Aerobik Teratur Baik Untuk Kesehatan Jantung

Lebih lanjut, Akash menyarankan perubahan kecil namun konsisten, seperti mengonsumsi sarapan seimbang, mengurangi asupan garam, serta mencukupi kebutuhan cairan untuk menjaga kesehatan arteri dan mengurangi beban kerja jantung.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan stres, bahkan dalam durasi singkat, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama bagi individu dengan riwayat tekanan darah tinggi, diabetes, atau kolesterol tinggi.

Menurutnya, kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang terhadap kesehatan pembuluh darah.

Akumulasi rutinitas tersebut dapat memicu penyakit kardiovaskular tanpa disadari.

Baca Juga: Catat! Ini 4 Manfaat Minum Air Putih setelah Bangun Tidur Bagi Tubuh

“Jika penyempitan pembuluh darah memburuk, aliran darah ke organ akan menurun. Tergantung tingkat keparahan, bisa diperlukan tindakan seperti angioplasti dengan pemasangan stent, atau dalam kasus ekstrem, operasi bypass,” jelas dia.

(Sumber: Antara)

x|close