A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Dirut KAI Tinjau Operasional Manggarai–Bekasi Timur, Pastikan Pemulihan Layanan dan Pendampingan Pelanggan - Ntvnews.id

Dirut KAI Tinjau Operasional Manggarai–Bekasi Timur, Pastikan Pemulihan Layanan dan Pendampingan Pelanggan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mei 2026, 18:42
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Ilustrasi Ilustrasi (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, melakukan peninjauan langsung terhadap operasional perjalanan kereta api di lintas Stasiun Manggarai hingga Stasiun Bekasi Timur. Peninjauan ini mencakup layanan Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh untuk memastikan perjalanan semakin aman dan terkendali menjelang hari kerja.

Kunjungan dimulai dari Stasiun Manggarai sebagai pusat operasional, lalu dilanjutkan ke lintas Bekasi hingga Stasiun Bekasi Timur guna melihat langsung kondisi perjalanan KRL, kelancaran KA jarak jauh, serta layanan pendampingan yang masih berlangsung.

Di Bekasi Timur, perhatian difokuskan pada Posko Informasi yang menjadi pusat pendampingan pelanggan dan keluarga. Peninjauan juga dilakukan ke RS Primaya Bekasi Timur dan RS Primaya Bekasi Barat untuk memastikan kondisi pelanggan yang masih menjalani perawatan sekaligus memberikan dukungan secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak selama proses penanganan. Di area stasiun, tampak rangkaian bunga dan doa dari masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap pelanggan terdampak.

“Kepedulian yang hadir menjadi kekuatan untuk terus melangkah. Saat ini fokus kami adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, mendampingi pelanggan dan keluarga, serta menjaga keselamatan ke depan. Kami akan terus hadir dalam setiap proses yang dijalani,” ujar Bobby.

Seiring proses pemulihan, KAI terus memantau kondisi pelanggan. Hingga Minggu, 3 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, sebanyak 81 pelanggan telah kembali ke rumah, sementara 19 lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa pendampingan terus dilakukan agar pemulihan berjalan optimal.

“Kami terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi. Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,” ujar Anne.

Bagi pelanggan yang melakukan pengobatan mandiri, KAI menyediakan mekanisme klaim atau reimbursement dengan melampirkan dokumen seperti bukti perjalanan, identitas, kuitansi biaya pengobatan, resume medis, dan rekening. Proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi.

Baca Juga: 55 Barang Belum Diambil, KAI Siagakan Layanan Lost and Found di Stasiun Bekasi Timur

“Proses klaim berlangsung paling lambat 21 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap. Pelanggan akan dihubungi kembali oleh pihak terkait bersama KAI,” tambah Anne.

Selain itu, layanan trauma healing juga disiapkan melalui Posko Informasi maupun call center, dengan opsi pendampingan awal via telemedicine maupun secara langsung bagi keluarga yang membutuhkan.

Posko Bekasi Timur akan tetap beroperasi hingga 11 Mei 2026 untuk melayani kebutuhan informasi, administrasi, dan pendampingan lanjutan.

Dari sisi operasional, performa layanan Commuter Line Jabodetabek menunjukkan perbaikan signifikan. Ketepatan waktu keberangkatan meningkat dari 71,54% (30 April) menjadi 87,39% (1 Mei), dan 88,84% (2 Mei). Ketepatan waktu kedatangan juga naik dari 68,46% menjadi 84,86%, lalu 87,04%.

Baca Juga: KAI Pasang Palang Pintu Sementara di Perlintasan Ampera Bekasi Timur

Perbaikan serupa terlihat di lintas Cikarang, dengan ketepatan waktu keberangkatan meningkat dari 50% menjadi 66%, serta kedatangan dari 44% menjadi 61%.

Sementara itu, perjalanan KA jarak jauh yang melintas di wilayah Bekasi Timur telah kembali berjalan stabil, dengan 32 perjalanan dari Pasarsenen dan 36 perjalanan dari Gambir setiap harinya.

Sejak operasional kembali normal pada 28 April hingga 2 Mei 2026, jumlah pengguna Commuter Line lintas Cikarang tercatat mencapai 574.644 pelanggan.

“Kami memahami bahwa setiap perjalanan memiliki arti bagi setiap pelanggan. Karena itu, kami akan terus hadir mendampingi, memastikan layanan berjalan aman, dan menjaga keandalan operasional ke depan,” tutup Anne.

(Sumber: Antara)

x|close