A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Polri Siapkan Pengamanan Ketat Sambut Piala Dunia 2026 - Ntvnews.id

Polri Siapkan Pengamanan Ketat Sambut Piala Dunia 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Mei 2026, 22:15
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (kiri) saat konferensi pers terkait pengamanan Piala Dunia 2026 di Kantor TVRI, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (ANTARA/Fath Putra Mulya) Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (kiri) saat konferensi pers terkait pengamanan Piala Dunia 2026 di Kantor TVRI, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (ANTARA/Fath Putra Mulya) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri menyiapkan pengamanan ketat untuk mengantisipasi tingginya antusiasme masyarakat di berbagai daerah dalam menyambut Piala Dunia FIFA 2026.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan Polri akan menurunkan rencana pengamanan hingga ke tingkat kepolisian daerah (Polda) dan kepolisian resor (Polres).

"Polri berkewajiban untuk melakukan pengamanan-pengamanan dalam antusias warga karena ini nanti akan kami jadikan suatu referensi dalam perencanaan pengamanan,” kata Trunoyudo dalam konferensi pers di Gedung TVRI, Jakarta, pada Kamis, 7 Mei 2026.

Trunoyudo menjelaskan bahwa pengamanan akan diintensifkan di berbagai titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian saat kegiatan nonton bersama atau nobar, baik yang bersifat komersial maupun nonkomersial.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala AFF 2026, Ini Kata Kurniawan Dwi Yulianto

Untuk menciptakan rasa aman secara menyeluruh, Polri bersama TVRI selaku lembaga penyiaran resmi Piala Dunia 2026 akan bersinergi menyusun rencana pengamanan hingga ke tingkat daerah.

"Kami mengimbau, ini karena aspeknya adalah hiburan, kami yakin ini menjadi bagian untuk kita bersama-sama menjaga kegembiraan," ucap dia.

Menurut Trunoyudo, pengamanan tersebut diperlukan karena Polri menyadari bahwa gelaran Piala Dunia akan menimbulkan fenomena sosial dan ekonomi di tengah masyarakat.

Oleh sebab itu, Polri memastikan negara hadir untuk memberikan rasa aman kepada warga selama berlangsungnya ajang sepak bola terbesar di dunia itu.

Karopenmas Polri juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban saat menikmati momentum empat tahunan tersebut.

"Ini perlu kesadaran kita bersama bagi seluruhnya elemen, baik itu penyelenggara (nobar) yang sudah mendaftar ke TVRI, kemudian juga dari tokoh-tokoh masyarakat, bahkan tokoh-tokoh yang juga bisa menjadi influencer (pemengaruh) di dunia sport (olahraga), khususnya sepak bola," ujarnya.

Baca Juga: Gianluca Prestianni Terancam Absen di Piala Dunia Usai FIFA Setujui Permintaan UEFA

Selain itu, Trunoyudo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap modus penipuan dalam pembelian tiket nobar. Ia meminta warga yang menjadi korban penipuan agar segera melapor kepada pihak kepolisian.

Tidak hanya itu, Polri juga mengantisipasi praktik judi bola selama pelaksanaan Piala Dunia 2026.

Turnamen Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat pada Juni hingga Juli 2026. Sebagai lembaga penyiaran resmi di Indonesia, TVRI berencana menggelar nonton bersama publik melalui 34 stasiun daerah di seluruh Indonesia.

(Sumber: Antara)

x|close