Bobby Nasution Pastikan Penanganan Korban Bus ALS hingga Pemulangan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Mei 2026, 14:19
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (kanan) berdialog dengan Siti Khodijah istri almarhum Zulfan Efendi selaku sopir Bus ALS di Kantor PT Antar Lintas Sumatera, Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis 7 Mei 2026.  ANTARA/HO-Diskominfo Sumut Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (kanan) berdialog dengan Siti Khodijah istri almarhum Zulfan Efendi selaku sopir Bus ALS di Kantor PT Antar Lintas Sumatera, Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis 7 Mei 2026. ANTARA/HO-Diskominfo Sumut (Antara)

Ntvnews.id, Medan - Bobby Nasution memastikan penanganan korban kecelakaan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Sumatera Selatan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses identifikasi hingga pemulangan korban ke daerah asal masing-masing.

"Kami turut berduka sedalam-dalamnya. Saat ini yang dibutuhkan keluarga adalah kesabaran. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara hadir untuk memastikan seluruh korban," ucap Bobby usai mengunjungi Kantor PT Antar Lintas Sumatera di Jalan Sisingamangaraja, Medan, pada Kamis, 7 Mei 2026.

Bobby menjelaskan, seluruh korban kecelakaan, baik yang selamat maupun meninggal dunia, akan mendapatkan penanganan dan difasilitasi pemulangannya ke kampung halaman.

Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan Bus ALS bernomor polisi BK 7778 DL dan truk tangki R6 milik PT Seleraya bernomor polisi BG 8196 QB terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, pada Rabu, 06 Mei 2026 pukul 12.00 WIB.

Personel Polres Lubuk Linggau mengerahkan sebanyak 16 kantong jenazah korban meninggal dunia ke Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang pada Kamis, 07 Mei 2026 pukul 05.10 WIB.

"Artinya, Pemprov Sumut siap membantu para korban, baik yang berasal dari Sumatera Utara maupun dari luar Sumatera Utara," jelas Bobby.

Baca Juga: Terpopuler: Prabowo Pakai Maung Hadiri KTT ASEAN, 16 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS Diidentifikasi

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sejak malam kejadian terkait proses evakuasi korban dari Muratara menuju daerah asal masing-masing.

Bobby juga menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi, termasuk pendataan manifes penumpang dan kontrol kendaraan.

"Ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak, baik perusahaan otobus maupun pemerintah daerah. Manifes penumpang sangat penting untuk memudahkan identifikasi korban, dan penanganan saat terjadi musibah," kata Bobby.

Direktur PT ALS Chandra Lubis turut menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan bus ALS rute Medan–Semarang tersebut.

Menurut Chandra, pihak perusahaan telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk memperoleh informasi mengenai kondisi kru dan penumpang.

"Saat ini perwakilan ALS di Sumsel sudah turun ke lapangan, dan memberikan bantuan akomodasi bagi keluarga korban yang ingin menuju Sumsel,” ujarnya.

Baca Juga: Tragedi Bus ALS dan Truk Tangki BBM di Musi Rawas Utara: 16 Tewas, RSA Soroti Lemahnya Implementasi Sistem Keselamatan Jalan

Chandra menjelaskan, berdasarkan data sementara terdapat 16 korban meninggal dunia dan sejumlah korban luka yang masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi awal, kondisi jalan yang kurang baik diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan hingga bus mengambil jalur kanan sebelum bertabrakan dengan truk tangki minyak.

"PT ALS akan bertanggung jawab terhadap keluarga korban, dan memastikan santunan diberikan kepada para korban," tegas Chandra.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Utara Nasjwin Andi Nurdin memastikan seluruh penumpang mendapatkan jaminan santunan.

"Seluruh penumpang dijamin Jasa Raharja. Namun kami masih menunggu proses identifikasi karena kondisi korban terbakar sehingga membutuhkan waktu,” katanya.

(Sumber: Antara)

x|close