Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas berbagai kritik dan masukan terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos). Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, kritik publik menjadi bagian penting dalam upaya memperbaiki tata kelola kementerian ke depan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat, baik secara langsung maupun lewat media sosial, yang telah mengkritisi dan memberikan saran kepada Kementerian Sosial. Semua ini saya terima sebagai bagian untuk memperbaiki kinerja Kementerian Sosial ke depan,” ujar Mensos usai berkonsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat.
Gus Ipul menjelaskan Kemensos saat ini mendapat mandat menjalankan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto, yakni Sekolah Rakyat. Karena itu, ia bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono berkomitmen memastikan seluruh program Kemensos berjalan secara transparan dan akuntabel.
Baca Juga: Gus Ipul Minta Nasihat KPK soal Pengadaan Barang dan Jasa di Kemensos
“Saya dan Pak Wamen telah berkomitmen agar program-program di Kementerian Sosial, khususnya program strategis Bapak Presiden dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, tidak dikotori praktik-praktik korupsi dan tindakan yang tidak terpuji,” katanya.
Selain mengapresiasi kritik masyarakat, Gus Ipul juga menyampaikan terima kasih kepada KPK yang telah memberikan ruang konsultasi terkait pengadaan barang dan jasa di Kemensos. Menurut dia, konsultasi tersebut penting sebagai bahan evaluasi pengadaan tahun 2025 sekaligus persiapan pelaksanaan pengadaan tahun 2026.
“Ini kesempatan yang baik bagi kami untuk mendapatkan masukan karena kami sedang bersiap untuk pengadaan barang dan jasa tahun 2026. Evaluasi tahun 2025 menjadi sangat penting,” ujarnya.
Baca Juga: Gus Ipul Akui Terima Banyak Masukan dari KPK soal Sekolah Rakyat
Sebelumnya, pada 6 Mei 2026, Saifullah Yusuf menyampaikan rencana bertemu pimpinan KPK guna meminta masukan terkait pengadaan barang dan jasa untuk program Sekolah Rakyat. Dalam pertemuan tersebut, Kemensos turut memaparkan data serta proses pengadaan kebutuhan operasional Sekolah Rakyat, termasuk pengadaan sepatu siswa yang sempat menjadi sorotan di media sosial.
Pertemuan yang semula dijadwalkan berlangsung pada 7 Mei 2026 itu akhirnya terlaksana pada 8 Mei 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
(Sumber: Antara)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kanan) dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono memberikan keterangan usai menghadiri pertemuan terkait konsultasi Kemensos dengan KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (8/5/2026). (ANTARA/Rio Feisal) (Antara)