A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

6 Jenazah Ditemukan di Gerbong Kereta Barang, Polisi Selidiki Penyebabnya - Ntvnews.id

6 Jenazah Ditemukan di Gerbong Kereta Barang, Polisi Selidiki Penyebabnya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mei 2026, 09:05
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi mayat. Ilustrasi mayat. (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Temuan mengejutkan terjadi di wilayah selatan Texas, Amerika Serikat (AS), setelah sedikitnya enam orang ditemukan meninggal dunia di dalam gerbong kereta barang pada Minggu, 10 Mei 2026 waktu setempat.

Hingga kini, penyebab kematian para korban masih belum diketahui dan tengah dalam penyelidikan otoritas setempat.

Dilansir dari NY Post, Selasa, 12 Mei 2026, Departemen Kepolisian Laredo, menyebutkan bahwa jasad para korban ditemukan di sebuah depo kereta api yang berada dekat perbatasan AS–Meksiko. Mereka ditemukan di dalam gerbong tertutup kereta barang.

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang karyawan Union Pacific, perusahaan pengangkut barang berbasis kereta api.

Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap penyebab pasti kematian para korban.

Baca Juga: Mayat Remaja Mengambang di Sungai Citarum Gegerkan Warga

"Ini adalah peristiwa yang sangat disayangkan... Terlalu banyak nyawa yang hilang," kata petugas informasi publik kepolisian Laredo, Jose Espinoza.

Pada saat kejadian, suhu udara di sekitar lokasi dilaporkan mencapai sekitar 90 derajat Fahrenheit atau sekitar 32 derajat Celsius.

Insiden ini bukan yang pertama terjadi di wilayah tersebut. Pada 2023, dua migran juga ditemukan tewas setelah terjebak di dalam gerbong kereta di lokasi yang sama.

Sementara pada 2022, tragedi lebih besar terjadi ketika sedikitnya 53 migran meninggal dunia setelah ditinggalkan di dalam truk gandeng yang mengalami panas ekstrem di wilayah terpencil Texas.

x|close