A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

SMAN 1 Pontianak Minta Klarifikasi Penilaian LCC 4 Pilar yang Viral di Media Sosial - Ntvnews.id

SMAN 1 Pontianak Minta Klarifikasi Penilaian LCC 4 Pilar yang Viral di Media Sosial

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mei 2026, 09:51
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Lomba Cerdas Cermat MPR RI Lomba Cerdas Cermat MPR RI (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - SMAN 1 Pontianak meminta seluruh siswa tetap mengedepankan sikap santun dalam merespons polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan menjadi sorotan di media sosial.

Polemik tersebut mencuat setelah tim SMAN 1 Pontianak merasa dirugikan dalam proses penilaian lomba. Dalam video yang beredar luas, jawaban peserta disebut mengalami pengurangan nilai meski dinilai telah disampaikan dengan benar.

Menanggapi ramainya perbincangan publik, pihak sekolah mengimbau para siswa agar tidak terpancing emosi saat memberikan komentar di media sosial.

“Untuk siswa-siswi SMAN 1 Pontianak, terkait permasalahan yang sedang viral, mohon jika berkomentar tetap mengedepankan adab,” tulis pihak sekolah dalam pernyataan resminya, Senin, 11 Mei 2026.

Baca Juga: Geger Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI, Alasan Artikulasi Bikin Warganet Murka

Dalam keterangannya, SMAN 1 Pontianak menilai terdapat sejumlah hal yang perlu mendapat penjelasan lebih lanjut dari pihak penyelenggara maupun dewan juri.

Salah satu yang menjadi sorotan ialah kesamaan substansi jawaban antara tim SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas. Namun, menurut pihak sekolah, hanya salah satu tim yang memperoleh pembenaran dari dewan juri tanpa penjelasan yang dinilai terbuka dan transparan.

Selain itu, pihak sekolah juga menyoroti fokus dewan juri dalam beberapa momen penilaian yang dianggap berpotensi memengaruhi objektivitas hasil perlombaan.

SMAN 1 Pontianak turut menyinggung dugaan adanya penggunaan relasi kuasa oleh dewan juri tanpa disertai proses konfirmasi maupun klarifikasi yang memadai.

“Hal ini diperkuat dengan adanya validasi sepihak melalui MC mengenai kompetensi juri, sehingga kegiatan tetap dilanjutkan tanpa penyelesaian yang proporsional,” tulis pihak sekolah.

Baca Juga: Polda Papua: 9 Orang Berpotensi Jadi Tersangka Kerusuhan Persipura

Menurut pihak sekolah, jawaban yang disampaikan oleh tim SMAN 1 Pontianak telah diucapkan dengan artikulasi yang jelas dan tegas sehingga semestinya dapat dinilai secara objektif berdasarkan substansi jawaban.

Atas dasar itu, SMAN 1 Pontianak meminta penyelenggara memberikan klarifikasi resmi terkait dasar pengambilan keputusan dewan juri dalam perlombaan tersebut.

Sekolah juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap proses penilaian guna menjaga integritas dan kredibilitas pelaksanaan LCC 4 Pilar pada masa mendatang.

“Berdasarkan hal-hal tersebut, kami memohon kepada pihak penyelenggara untuk memberikan konfirmasi resmi terkait temuan-temuan tersebut, menyampaikan penjelasan yang transparan mengenai dasar pengambilan keputusan dewan juri, serta melakukan evaluasi terhadap proses penilaian,” tulis pihak sekolah.

x|close