A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Viral Rekaman CCTV Oknum Polisi Hajar Istri hingga Babak Belur, Pelaku Langsung Dicopot dari Jabatan - Ntvnews.id

Viral Rekaman CCTV Oknum Polisi Hajar Istri hingga Babak Belur, Pelaku Langsung Dicopot dari Jabatan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mei 2026, 10:08
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Oknum Polisi Hajar Istri Oknum Polisi Hajar Istri (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang polisi di Kota Malolos, Filipina, dicopot dari jabatannya dan kini ditempatkan dalam tahanan khusus setelah video CCTV yang memperlihatkan dirinya melakukan kekerasan terhadap istrinya viral di media sosial.

Pihak kepolisian juga menyita senjata api dinas serta kartu identitas Philippine National Police (PNP) milik polisi tersebut guna mencegah kemungkinan intimidasi maupun penyalahgunaan selama proses penyelidikan berlangsung.

Dalam pernyataan resminya, Kepolisian Malolos menegaskan bahwa mereka mengecam segala bentuk kekerasan, terutama terhadap perempuan.

Baca Juga: Kepala BGN Sebut Program MBG Putar Uang Rp824 Miliar per Bulan di NTB

“Kantor kami tidak mentoleransi pelanggaran hukum maupun aturan yang berlaku di Philippine National Police,” demikian pernyataan kepolisian Malolos.

Kasus ini kini terus didalami aparat berwenang. Polisi sedang mengumpulkan keterangan dari kedua belah pihak untuk memastikan proses penyelidikan berjalan adil dan menyeluruh.

Korban diketahui telah mendatangi Kantor Polisi Kota Malolos untuk secara resmi mengajukan laporan terhadap polisi yang terlibat dalam kasus tersebut.

Video CCTV yang beredar luas memperlihatkan aksi kekerasan terhadap perempuan yang diduga dilakukan saat keduanya terlibat pertengkaran. Rekaman itu memicu kemarahan publik dan menjadi sorotan luas di media sosial Filipina.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian 13 Mei 2026: UBS, Galeri24, dan Antam Kompak Naik

Kepolisian menyatakan anggota tersebut kini sudah dibebastugaskan, dilucuti dari senjata dinas, serta ditempatkan dalam pengawasan ketat sambil menunggu hasil penyelidikan.

Sementara itu, National Police Commission (Napolcom) memastikan akan menangani aspek administratif dalam kasus tersebut.

Komisioner Napolcom Rafael Calinisan mengatakan pihaknya tidak akan membiarkan adanya kekerasan terhadap perempuan maupun siapa pun.

“Kami tidak akan membiarkan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan atau siapa pun. Kami akan memastikan keadilan ditegakkan. Ini adalah kasus yang sangat jelas,” ujar Calinisan.

x|close