A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Pemprov DKI Kerja Sama dengan San Siro untuk Tingkatkan Tata Kelola JIS - Ntvnews.id

Pemprov DKI Kerja Sama dengan San Siro untuk Tingkatkan Tata Kelola JIS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Mei 2026, 09:05
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
 Rano Karno menginisiasi penjajakan kerja sama antara San Siro Stadium dan Jakarta International Stadium (JIS) melalui pertemuan yang berlangsung di San Siro Stadium, Milan, Italia, Selasa (12/5/2026). Rano Karno menginisiasi penjajakan kerja sama antara San Siro Stadium dan Jakarta International Stadium (JIS) melalui pertemuan yang berlangsung di San Siro Stadium, Milan, Italia, Selasa (12/5/2026). (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno melakukan penjajakan kerja sama strategis antara San Siro Stadium dan Jakarta International Stadium (JIS) dalam kunjungan ke Milan, Italia, Selasa, 12 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Rano bersama delegasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertemu langsung dengan General Manager San Siro Stadium, Fabrizio Caruso, serta Business Development San Siro Stadium, Michele Finucci. Pertemuan membahas peluang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan terkait pengelolaan stadion modern bertaraf internasional.

Pemprov DKI Jakarta menilai pengalaman San Siro sebagai stadion legendaris dunia dapat menjadi referensi penting dalam pengembangan JIS. Sejumlah topik strategis dibahas, mulai dari tata kelola stadion, penyelenggaraan event internasional, pengembangan museum stadion, teknologi pembibitan rumput, hingga strategi membangun keterlibatan penggemar atau fan engagement.

Menurut Rano Karno, stadion modern tidak hanya berfungsi sebagai arena pertandingan sepak bola, tetapi juga harus berkembang menjadi pusat wisata olahraga, ruang ekonomi kreatif, hiburan, sekaligus simbol kebanggaan kota.

Baca Juga: Rano Karno Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan DKI Tetap Aman Meski APBD Dipangkas Rp15 Triliun

"San Siro adalah salah satu ikon sepak bola dunia yang sudah berusia 100 tahun sejak 1925 dan terus berkembang hingga memiliki kapasitas 75.000 penonton. Kita datang bukan sekadar berkunjung, tetapi belajar bagaimana sebuah stadion bisa hidup sebagai ruang sejarah, bisnis, hiburan, dan menjadi kebanggaan warga. JIS punya potensi besar untuk berkembang ke arah sana," terangnya.

Rano juga meminta PT Jakarta Propertindo selaku pengelola JIS untuk menindaklanjuti komunikasi dan transfer pengetahuan dengan pihak San Siro Stadium.

Kerja sama itu diharapkan mencakup pengelolaan event berskala besar, optimalisasi kegiatan nonpertandingan, hingga pengembangan pengalaman pengunjung agar JIS tetap aktif sepanjang tahun dan tidak hanya digunakan saat pertandingan sepak bola berlangsung.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi besar Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global dengan infrastruktur olahraga berkelas dunia.

Jakarta International Stadium (JIS) <b>(Instagram/@jakartastadium)</b> Jakarta International Stadium (JIS) (Instagram/@jakartastadium)

Pertemuan tersebut juga berkaitan dengan rencana kedatangan AC Milan ke Jakarta pada 8 Agustus 2026 untuk menghadapi Chelsea FC dalam laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Menurut Rano Karno, agenda pertandingan internasional tersebut menjadi bukti bahwa Jakarta kini dipandang sebagai pasar sepak bola internasional yang potensial dan mampu menjadi tuan rumah event olahraga kelas dunia.

"Kedatangan AC Milan ke Jakarta adalah sinyal penting. Dunia melihat Jakarta sebagai pasar, sebagai panggung, dan sebagai kota yang punya gairah besar terhadap sepak bola. Maka tugas kita adalah memastikan Jakarta siap bukan hanya sebagai tuan rumah pertandingan, tetapi juga sebagai kota yang mampu menghadirkan pengalaman kelas dunia," imbuhnya.

Selama kunjungan, delegasi DKI Jakarta juga melakukan tur stadion dan museum San Siro untuk mempelajari bagaimana stadion tersebut mengelola sejarah panjang AC Milan dan Inter Milan sebagai bagian dari pengalaman pengunjung.

Baca Juga: Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Rano: Bantuan Ini Tak Bisa Gantikan Kehilangan

Delegasi mendapatkan penjelasan mengenai pengelolaan museum, konsep tur stadion, penyusunan narasi sejarah klub, hingga strategi menjaga hubungan emosional antara stadion, klub, dan para suporter.

Business Development San Siro Stadium, Michele Finucci menyatakan pihaknya terbuka untuk berbagi pengalaman dengan Jakarta dalam mengelola stadion modern yang tidak hanya menjadi arena olahraga, tetapi juga ruang publik dengan nilai sejarah dan ekonomi tinggi.

"San Siro adalah stadion yang sangat bersejarah. Kami memiliki pengalaman panjang dalam mengelola pertandingan, tur stadion, museum, dan berbagai kegiatan yang melibatkan para penggemar. Kami senang dapat berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan delegasi dari Jakarta mengenai bagaimana stadion dapat dikelola sebagai tempat pertandingan, destinasi wisata, sekaligus ruang interaksi publik," ujarnya.

Rano Karno pun menegaskan, pengalaman San Siro menjadi referensi penting dalam pengembangan JIS sebagai infrastruktur strategis Jakarta menuju kota global. Ia berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal memperluas jejaring internasional JIS dalam aspek manajemen stadion, penyelenggaraan event, promosi wisata olahraga, dan pengembangan konten pengalaman pengunjung.

x|close