A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Xi Jinping dan Donald Trump Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka - Ntvnews.id

Xi Jinping dan Donald Trump Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Mei 2026, 07:20
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden China Xi Jinping mengadakan pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke China, di Gedung Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, Kamis (14/5/2026). ANTARA/Xinhua/Ding Lin/aa. Presiden China Xi Jinping mengadakan pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke China, di Gedung Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, Kamis (14/5/2026). ANTARA/Xinhua/Ding Lin/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyepakati pentingnya menjaga Selat Hormuz tetap terbuka demi mendukung kelancaran distribusi energi global. Kesepakatan itu disampaikan Gedung Putih setelah pertemuan puncak AS-China di Beijing, Kamis, 14 Mei 2026.

Berdasarkan laporan NBC News yang mengutip pernyataan Gedung Putih, pembahasan kedua pemimpin lebih banyak berfokus pada konflik Iran dan situasi di Selat Hormuz, sementara isu Taiwan tidak menjadi topik utama dalam pertemuan tersebut.

Gedung Putih menyebut Xi menolak adanya militerisasi di Selat Hormuz maupun penerapan biaya bagi kapal-kapal yang melintasi jalur strategis tersebut.

Baca Juga: Xi Jinping ke Trump: Dunia Sedang Hadapi Perubahan Besar

Selain itu, Xi dikabarkan menyampaikan ketertarikan China untuk meningkatkan pembelian minyak dari Amerika Serikat guna mengurangi ketergantungan terhadap Selat Hormuz pada masa mendatang.

Kedua negara juga memiliki pandangan yang sama bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan Trump dan Xi turut membahas penguatan kerja sama ekonomi, termasuk perluasan akses pasar bagi perusahaan-perusahaan Amerika di China serta peningkatan investasi China di sektor industri AS.

Selain isu ekonomi, keduanya juga menyoroti pentingnya menghentikan aliran prekursor fentanyl ke Amerika Serikat dan meningkatkan pembelian produk pertanian AS oleh China.

Baca Juga: Poin Penting Pertemuan Trump dan Xi Jinping

Sementara itu, kantor berita pemerintah China, Xinhua News Agency, melaporkan Xi mengingatkan bahwa hubungan Beijing dan Washington berpotensi menimbulkan bentrokan bahkan konflik apabila isu Taiwan tidak dikelola dengan baik.

Xi juga menekankan bahwa hubungan ekonomi antara China dan Amerika Serikat bersifat saling menguntungkan dan mampu memberikan manfaat bagi kedua negara.

Menurut laporan Xinhua, kedua negara sepakat membangun hubungan bilateral yang stabil dan konstruktif sebagai arah hubungan strategis untuk tiga tahun mendatang dan seterusnya.

(Sumber: Antara)

x|close