Infografik: Kemenkes Perkuat Strategi Hadapi Ancaman Hantavirus di Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Mei 2026, 14:47
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerapkan strategi dalam menghadapi ancaman hantavirus di Indonesia dan mengingatkan masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan penularan. Copyright © ANTARA 2026 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerapkan strategi dalam menghadapi ancaman hantavirus di Indonesia dan mengingatkan masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan penularan. Copyright © ANTARA 2026 (Antara)

Ntvnews.id , Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memperkuat strategi menghadapi ancaman hantavirus di Indonesia seiring meningkatnya jumlah kasus dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data Kemenkes hingga Minggu, 11 Mei 2026, tercatat total 23 kasus hantavirus terkonfirmasi di Indonesia.

Rinciannya, satu kasus ditemukan pada 2024, meningkat menjadi 17 kasus pada 2025, dan lima kasus tercatat pada 2026.

Kasus hantavirus tersebut tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga: WHO Sebut Risiko Global Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Masih Rendah

Kemenkes menjelaskan tipe virus yang terdeteksi di Indonesia adalah Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS).

Hingga Minggu, 11 Mei 2026, belum ditemukan laporan kasus Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang dikenal memiliki tingkat kematian lebih tinggi.

Sebagai langkah penanganan, Kemenkes memperkuat penyelidikan epidemiologi berdasarkan notifikasi internasional, melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap kontak erat pasien, hingga meningkatkan pengawasan di pintu masuk Indonesia melalui sistem surveilans.

Selain itu, sebanyak 198 rumah sakit di berbagai daerah juga disiapkan untuk menangani potensi kasus hantavirus agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, mengatakan pemerintah terus meningkatkan kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi ancaman penyakit tersebut.

Baca Juga: Kemenkes Siagakan 51 Balai Karantina Kesehatan untuk Antisipasi Penyebaran Hantavirus

“Kami terus memperkuat kesiapsiagaan nasional mulai dari surveilans, laboratorium, hingga layanan kesehatan agar setiap potensi kasus dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ujar Andi Saguni.

Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi dari sumber yang tidak resmi.

Masyarakat diminta menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta waspada terhadap faktor risiko utama, seperti aktivitas di lingkungan dengan populasi tikus tinggi, berada di area banjir, maupun kegiatan luar ruang seperti berkemah.

Selain itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, sesak napas, dan nyeri badan.

Berikut Infografik: 

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerapkan strategi dalam menghadapi ancaman hantavirus di Indonesia dan mengingatkan masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan penularan. Copyright &copy; ANTARA 2026 <b>(Antara)</b> Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerapkan strategi dalam menghadapi ancaman hantavirus di Indonesia dan mengingatkan masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan penularan. Copyright © ANTARA 2026 (Antara)

x|close