A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

RSUD Dr Soetomo Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran - Ntvnews.id

RSUD Dr Soetomo Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Mei 2026, 16:01
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sejumlah masyarakat, karyawan dan petugas keluar saat melihat kepulan asap dari gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD dr. Soetomo, Surabaya, Jumat 15 Mei 2026. ANTARA/HO-Command Center 112 Surabaya Sejumlah masyarakat, karyawan dan petugas keluar saat melihat kepulan asap dari gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD dr. Soetomo, Surabaya, Jumat 15 Mei 2026. ANTARA/HO-Command Center 112 Surabaya (Antara)

Ntvnews.id, Surabaya - Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Dr Soetomo Surabaya Ahmad Suryawan memastikan pasien yang meninggal dunia dalam insiden kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) pada Jumat, 15 Mei 2026, bukan disebabkan oleh paparan asap.

“Pasien sebelumnya telah mendapat dukungan tiga alat organ vital, paru-paru, jantung dan ginjal serta dalam persiapan menjalani cuci darah, sehingga pasien meninggal bukan karena asap, karena seluruh alat bantu tetap mendukung mesin saat proses evakuasi,” kata Ahmad Suryawan saat dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Jumat, 15 Mei 2026.

Ia menjelaskan seluruh pasien yang menggunakan ventilator tetap mendapatkan dukungan alat medis ketika dipindahkan dari area terdampak asap sehingga kondisi pasien tetap terpantau selama proses evakuasi berlangsung.

Selain itu, satu pasien lain yang juga dievakuasi dilaporkan dalam kondisi stabil dan kini dirawat di ruang resusitasi.

Baca Juga: Bakom: Peningkatan Kualitas 66 RSUD Berpotensi Ciptakan 33 Ribu Lapangan Kerja Baru

“Alhamdulillah, stabil di ruang resusitasi,” ucapnya.

Ahmad mengatakan pihak rumah sakit masih menunggu hasil investigasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya serta kepolisian terkait penyebab munculnya asap di lantai lima Gedung PPJT.

Menurut dia, manajemen rumah sakit belum dapat memastikan sumber kejadian dan memilih menunggu hasil penyelidikan resmi.

“Kami tidak berani berspekulasi, nanti teman-teman Damkar yang menyampaikan hasilnya,” tuturnya.

Selain itu, pihak rumah sakit juga melakukan evaluasi terhadap sistem mitigasi kebakaran, termasuk pengecekan tekanan hidran yang digunakan saat proses pemadaman berlangsung.

Ia menyebut simulasi penanganan kebakaran atau code red selama ini rutin dilakukan sebagai bagian dari standar keselamatan rumah sakit melalui program Hospital Disaster Program (Hosdip).

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya Cita Rosita Sigit Prakoeswa mengatakan sekitar 27 pasien terdampak dalam proses evakuasi akibat insiden tersebut dan seluruhnya telah dipindahkan ke lokasi yang aman.

Menurut dia, empat petugas rumah sakit juga mengalami sesak napas akibat terpapar asap saat membantu proses penyelamatan pasien di area kejadian.

“Mereka sudah menggunakan alat pelindung, tetapi harus menerobos area terdampak asap,” katanya.

Ia menambahkan simulasi dan pengecekan alat keselamatan kebakaran seperti APAR dan hidran dilakukan secara rutin sebagai bagian dari mitigasi bencana rumah sakit.

Baca Juga:RSUD Dr Soetomo Pastikan Pasien Meninggal saat Kebakaran Bukan Akibat Asap

"Termasuk persiapan akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) yang dijadwalkan pada Agustus besok," tuturnya.

Sebelumnya, kepulan asap dilaporkan muncul dari Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr Soetomo Surabaya pada Jumat pagi, 15 Mei 2026.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya Laksita Rini mengonfirmasi laporan tersebut dan mengatakan sejumlah personel serta unit pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Insiden tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan di sekitar rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu.

Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga dilaporkan mengalami kepadatan saat petugas mensterilkan akses untuk mobil pemadam kebakaran.

(Sumber: Antara)

x|close