A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Jakarta Jajaki Investasi Perfilman dengan Goldfinch di Cannes Film Festival - Ntvnews.id

Jakarta Jajaki Investasi Perfilman dengan Goldfinch di Cannes Film Festival

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Mei 2026, 19:45
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Perkuat Ekosistem Film, Jakarta Jajaki Kerja Sama Investasi dengan Goldfinch di Cannes Film Festival Perkuat Ekosistem Film, Jakarta Jajaki Kerja Sama Investasi dengan Goldfinch di Cannes Film Festival (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat langkah menjadikan Jakarta sebagai kota sinema bertaraf internasional. Dalam ajang Cannes Film Festival ke-79 di Cannes, Prancis, delegasi Pemprov DKI Jakarta resmi menjajaki kerja sama investasi perfilman dengan Goldfinch International Ltd. pada Kamis, 14 Mei 2026.

Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekosistem industri film Jakarta agar semakin kompetitif dan terhubung dengan jaringan perfilman global.

Penjajakan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jakarta Experience Board dan Goldfinch International Ltd. di Jakarta Pavilion, Marché du Film. Penandatanganan itu turut disaksikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, bersama Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Ahmad Mahendra.

Kolaborasi yang dijajaki meliputi pertukaran pengetahuan terkait ekosistem perfilman, pengembangan talenta kreatif, pembangunan infrastruktur industri film, hingga kajian kebijakan insentif perfilman.

Baca Juga: Pemprov DKI Kerja Sama dengan San Siro untuk Tingkatkan Tata Kelola JIS

Langkah tersebut juga sejalan dengan program Filming in Jakarta yang dijalankan PT Jakarta Experience Board untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai lokasi produksi film sekaligus pusat pertumbuhan industri sinema nasional dan internasional.

Rano Karno menyambut positif kerja sama tersebut dan optimistis kolaborasi dengan mitra global akan membuka peluang besar bagi perkembangan industri kreatif Jakarta.

"Saya yakin penjajakan kerja sama ini akan membuka peluang baru untuk pengembangan industri film di Jakarta dan tentunya akan memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Jakarta," ujarnya.

Sementara itu, Chief Operating Officer Goldfinch International Ltd., Phill McKenzie, menilai Jakarta memiliki potensi besar menjadi pusat industri film di Asia.

Menurutnya, perkembangan industri konten di Indonesia, khususnya Jakarta, menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat dan menjanjikan.

Baca Juga: Pemprov DKI Raih Penghargaan Transaksi UMK Terbesar di Inabuyer B2B2G Expo 2026

"Saya sangat senang dengan visi besar Jakarta untuk menjadi kota sinema. Saya sudah berkeliling di negara dunia bagian selatan, dan Indonesia, dalam hal ini Jakarta, bertumbuh sangat pesat di industri konten. Saya harap ini bisa menjadi langkah kerja sama yang baik untuk bersama membangun ekosistem film yang kuat," katanya.

Goldfinch International Ltd. sendiri dikenal sebagai perusahaan investasi perfilman berbasis di London yang bergerak di sektor film, media, hiburan, dan konten sejak 2013. Perusahaan tersebut telah mendanai lebih dari 300 judul film dengan total kekuatan investasi mencapai lebih dari USD300 juta.

Selain mendukung industri film di berbagai negara seperti Qatar dan Thailand, Goldfinch juga aktif mengembangkan teknologi produksi film modern, termasuk pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam industri kreatif.

Ke depan, kerja sama ini akan dilanjutkan melalui studi kasus produksi film yang menggunakan Jakarta sepenuhnya sebagai lokasi syuting. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan produksi, insentif perfilman, serta kesiapan infrastruktur industri film di ibu kota.

x|close