A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Soal Polda Metro Jaya Dimpimpin Jenderal Bintang Tiga, Kapolri: Arahan Presiden - Ntvnews.id

Soal Polda Metro Jaya Dimpimpin Jenderal Bintang Tiga, Kapolri: Arahan Presiden

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Mei 2026, 10:04
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) atau jenderal bintang tiga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Tak hanya Kapolda Metro Jaya, Listyo juga mengungkapkan bahwa jabatan Pangdam Jaya kini turut diisi perwira tinggi TNI AD berpangkat Letnan Jenderal atau bintang tiga.

Menurut Listyo, Presiden Prabowo sebelumnya telah memberikan arahan agar posisi Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya di Jakarta dijabat oleh perwira tinggi dengan pangkat bintang tiga.

"Tindak lanjut arahan Bapak Presiden untuk di Jakarta, Pangdam dan Kapolda bintang tiga," kata Listyo, Jakarta, Kamis, 14 Mei 2026 dikutip dari Antara.

Dengan kebijakan tersebut, Kapolda Metro Jaya saat ini, Asep Edi Suheri, resmi naik pangkat dari Inspektur Jenderal (Irjen) menjadi Komisaris Jenderal (Komjen).

Kenaikan pangkat Asep Edi Suheri menjadi jenderal bintang tiga baru berlangsung pada pekan ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, membenarkan perubahan pangkat tersebut.

Baca Juga: Kapolri Naikkan Pangkat Anumerta Brigadir Arya Supena yang Gugur Saat Gagalkan Curanmor

Ia menyebut kenaikan pangkat Asep didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 tertanggal 13 Mei 2026.

"Benar untuk Kapolda Metro Jaya saat ini berpangkat Komisaris Jenderal Polisi berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 tanggal 13 Mei 2026," ujar Budi pada pertengahan pekan ini.

Sementara itu, kenaikan pangkat Pangdam Jaya telah lebih dahulu terjadi pada Maret 2026. Saat itu, Deddy Suryadi mendapat kenaikan pangkat dari Mayor Jenderal (Mayjen) menjadi Letnan Jenderal (Letjen).

Perubahan tersebut menjadikan Kodam Jaya sebagai satu-satunya komando daerah militer yang dipimpin perwira berpangkat Letnan Jenderal.

Dengan kondisi itu, Jakarta kini menjadi satu-satunya wilayah di Indonesia yang posisi Kapolda dan Pangdam sama-sama dijabat jenderal bintang tiga.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan pers saat acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Slog Polri, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2026). ANTARA/Nadia Putri Rahmani <b>(Antara)</b> Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan pers saat acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Slog Polri, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2026). ANTARA/Nadia Putri Rahmani (Antara)

Asep Edi Suheri lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 16 November 1972. Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 tersebut dikenal berpengalaman dalam bidang reserse dan penegakan hukum.

Selama berkarier di kepolisian, Asep banyak menangani kasus siber, narkotika, hingga kejahatan lintas negara.

Sebelum dipercaya menjadi Kapolda Metro Jaya pada 2025, ia sempat menduduki sejumlah posisi penting, di antaranya Kapolres Cirebon Kota pada 2011, Wakapolresta Bekasi Kota pada 2015, dan Kapolresta Tangerang pada 2016.

Kariernya kemudian berlanjut di Bareskrim Polri dengan menjabat sebagai Wadirtipidter pada 2020, Dirtipidsiber pada 2021, hingga Wakabareskrim Polri pada 2022.

Asep sebelumnya ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya melalui Surat Telegram Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 untuk menggantikan Karyoto yang dipromosikan sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.

x|close