Kemenag Buka Peluang Beasiswa Jalur Akselerasi, Bisa Langsung Tempuh S2-S3

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mei 2026, 18:21
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Ilustrasi wisuda Ilustrasi wisuda (Freepik)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia kembali membuka peluang pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan melalui program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Tahun ini, Kemenag meluncurkan skema akselerasi baru bernama Program Magister Lanjut Doktor (PMLD) yang memungkinkan peserta menempuh jenjang S2 hingga S3 dalam satu jalur studi terintegrasi.

Program tersebut menjadi terobosan baru karena peserta hanya perlu mengikuti satu kali proses seleksi untuk mendapatkan akses pendidikan magister sekaligus doktoral.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Ruchman Basori, menjelaskan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.

Baca Juga: Beasiswa Kemenag Master Double Degree Dibuka hingga Akhir Mei 2026

"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman dalam keterangannya, Minggu, 17 Mei 2026.

Menurutnya, program akselerasi tersebut memberikan kesempatan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan berusia maksimal 25 tahun untuk melanjutkan studi tanpa jeda akademik.

Peserta yang lolos akan menjalani pendidikan selama total 4,5 tahun, terdiri dari 18 bulan program magister dan 36 bulan program doktor.

"Peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," terangnya.

Ruchman menilai model pendidikan berkelanjutan ini dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, hingga pemimpin intelektual di bidang studi Islam.

Baca Juga: DPR Beri Beasiswa ke China untuk Siswi SMAN 1 Pontianak Peserta Cerdas Cermat MPR

Sementara itu, Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan Puspenma, Siti Maria Ulfa, menyebut program ini diperuntukkan bagi alumni pendidikan keagamaan binaan Kemenag.

Kategori peserta meliputi lulusan perguruan tinggi keagamaan, alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), lulusan program studi agama di perguruan tinggi umum, alumni Ma’had Aly, hingga lulusan pondok pesantren dan madrasah aliyah binaan Kemenag.

Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 dibuka hingga 31 Mei 2026. Peserta dapat memilih salah satu dari tiga kampus tujuan, yaitu Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta program Pengkajian Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta program Studi Islam, serta Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang program Studi Islam.

Sebagai syarat administrasi, calon peserta diwajibkan melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris dan/atau bahasa Arab yang masih berlaku sesuai standar yang telah ditentukan.

Informasi terkait skema PMLD dan persyaratan pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 dapat diakses melalui portal resmi Kementerian Agama di http://beasiswa.kemenag.go.id serta laman pendaftaran terintegrasi LPDP http://www.beasiswalpdp-terintegrasi.kemekeu.go.id 

x|close