A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

AS Perpanjang Gencatan Senjata Israel–Lebanon 45 Hari - Ntvnews.id

AS Perpanjang Gencatan Senjata Israel–Lebanon 45 Hari

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Mei 2026, 08:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Bendera Israel (kiri) dan Bendera Lebanon menandai gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon. (ANTARA/Anadolu Ajensi/pri) Ilustrasi - Bendera Israel (kiri) dan Bendera Lebanon menandai gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon. (ANTARA/Anadolu Ajensi/pri) (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Amerika Serikat (AS) resmi mengumumkan perpanjangan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon selama 45 hari pada Jumat, 15 Mei 2026. Keputusan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya lanjutan untuk mendorong proses perdamaian di kawasan.

“Penghentian permusuhan pada 16 April akan diperpanjang selama 45 hari untuk memungkinkan kemajuan lebih lanjut,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, melalui akun media sosial X.

Meski demikian, pengumuman itu muncul di tengah laporan bahwa serangan Israel masih terus terjadi di wilayah Lebanon sejak kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi AS mulai diberlakukan.

Dalam pernyataannya, Pigott menegaskan bahwa Departemen Luar Negeri AS akan melanjutkan agenda negosiasi politik yang dijadwalkan berlangsung pada 2–3 Juni mendatang. Selain itu, Washington juga akan memulai inisiatif pemisahan jalur keamanan yang melibatkan delegasi militer kedua negara di Pentagon pada 29 Mei.

Baca Juga: PBB: Serangan Terhadap Warga Sipil Lebanon Masih Terjadi Meski Gencatan Senjata

“Kami berharap diskusi ini akan memajukan perdamaian abadi antara kedua negara, pengakuan penuh atas kedaulatan dan integritas teritorial masing-masing dan membangun keamanan nyata di sepanjang perbatasan bersama mereka,” tutur Pigott.

Langkah ini diambil setelah putaran ketiga perundingan yang dimediasi AS digelar di Departemen Luar Negeri. Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS menyebutkan bahwa pembahasan tersebut berlangsung sangat positif, bahkan melampaui ekspektasi.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi AS diwakili oleh Penasihat Departemen Luar Negeri Michael Needham, Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee, dan Duta Besar AS untuk Lebanon Michel Issa. Sementara pihak Lebanon diwakili oleh Duta Besar Nada Hamadeh Moawad serta utusan presiden Lebanon Simon Karam.

x|close