AHY Dorong Desa Jadi Pelaku Utama Pembangunan Nasional

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Mei 2026, 18:05
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan) Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mendorong desa menjadi pelaku utama dalam pembangunan nasional.

AHY menegaskan bahwa pembangunan desa harus menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan dan bukan sekadar menjadi penonton dari pertumbuhan ekonomi nasional.

‎“Pemerintah ingin memastikan masyarakat desa tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat terbesar dari pembangunan nasional. Ketika desa bergerak maju, ketahanan pangan kita akan semakin kokoh dari akar rumput,” ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 18 Mei 2026.

Baca Juga: Menkop Sebut Prabowo Targetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Juli 2026

Menurut AHY, operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bukan hanya sebatas pembangunan fasilitas fisik, tetapi menjadi bagian penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa melalui penguatan ekosistem distribusi dan perdagangan berbasis masyarakat.

Ia menilai keberadaan koperasi desa yang dilengkapi fasilitas distribusi mandiri, mulai dari sistem pergudangan hingga armada transportasi, akan mampu meningkatkan daya saing ekonomi desa sekaligus memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok masyarakat.

Saat ini, sebanyak 1.061 koperasi disebut telah siap beroperasi penuh sebagai bagian dari total sekitar 9.000 fasilitas KDKMP yang telah dibangun di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut AHY, capaian tersebut menjadi bukti nyata adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional mulai dari tingkat desa dan kelurahan.

‎“Ini adalah bukti nyata kolaborasi, tekad, dan kerja keras mampu menghadirkan terobosan demi kesejahteraan rakyat dan kedaulatan bangsa,” katanya.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan bahwa sektor pangan dan ekonomi pedesaan merupakan persoalan strategis yang menentukan keberlangsungan suatu bangsa.

Baca Juga: Kemenkop Perkuat Sinergi Operasionalisasi Kopdes Merah Putih Lewat Rakornas

Presiden juga menekankan pentingnya keberanian bangsa Indonesia untuk percaya terhadap kemampuan sendiri dan membangun ekonomi yang berpihak kepada masyarakat kecil.

Menurut Presiden, koperasi desa nantinya akan menjadi penggerak ekonomi baru di daerah melalui penguatan perputaran ekonomi desa, pemangkasan rantai distribusi, serta dukungan kepada petani, nelayan, dan pelaku UMKM agar semakin mandiri.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong penguatan akses pembiayaan murah melalui koperasi, distribusi sembako bersubsidi, layanan logistik, hingga penyediaan apotek murah untuk masyarakat desa.

(Sumber: Antara)

x|close