A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

VIDEO: Polisi Nyaris Jadi Sasaran Amukan Massa di Lampung - Ntvnews.id

VIDEO: Polisi Nyaris Jadi Sasaran Amukan Massa di Lampung

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Mei 2026, 17:02
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
VIDEO: Polisi Nyaris Jadi Sasaran Amukan Massa di Lampung VIDEO: Polisi Nyaris Jadi Sasaran Amukan Massa di Lampung (lampung geh news)

Ntvnews.id, Jakarta - Beredar video viral sejumlah personel Satresnarkoba Polres Pesawaran diduga hampir menjadi sasaran amuk massa. Peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran.

Berdasarkan video yang diterima Lampung Geh, terlihat sejumlah warga mengepung, meneriaki, bahkan sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan beberapa pria diduga merupakan petugas polisi di lapangan.

Salah satu pria diduga merupakan anggota polisi sempat memperlihatkan sepucuk senjata api (Senpi) beserta borgol kabel ties, saat hendak diamankan oleh massa.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito Pandhita membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan kejadian itu berlangsung ketika personel Satresnarkoba Polres Pesawaran hendak menangkap seorang terduga pengedar narkoba di wilayah Way Lima.

“Jadi pelakunya ini melarikan diri menggunakan mobil sambil meneriaki anggota polisi itu maling. Nah, warga yang mendengar sekitarnya itu langsung berkumpul dan mengira mereka (anggota Satresnarkoba Polres Pesawaran) matel (mata elang),” kata dia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Lampung Geh News (@lampunggehnews)

Alvie melanjutkan, personel Satresnarkoba sudah berupaya menjelaskan identitas mereka kepada warga di lokasi. Namun masyarakat disebut belum percaya sebelum Kanit Satresnarkoba datang ke tempat kejadian.

“Anggota ini menyampaikan mereka anggota, warga nggak percaya. Pas Kanitnya baru (percaya),” ujar dia.

Menurut Alvie, di lokasi sempat terjadi pengrusakan kendaraan milik anggota polisi oleh warga. Selain itu, sebuah airsoft gun milik personel juga sempat diamankan massa.

“Sudah ada pengrusakan kendaraan oleh warga dan pengambilalihan airsoft gun. Itu sudah dikembalikan sama diperbaiki mobilnya sama warga. Sekarang lagi proses pendalaman di Propam Polres, baik dari warga maupun anggota yang ada di lapangan,” pungkasnya.

Baca Juga: Tim Pemburu Begal Dikritik karena Potensi jadi 'Malaikat Izrail', Ini Kata Polda Metro

Informasi dan video diunggah akun Lampunggehnews.

x|close