A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Serangan Israel Rusak Rumah sakit di Lebanon Selatan - Ntvnews.id

Serangan Israel Rusak Rumah sakit di Lebanon Selatan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Mei 2026, 20:00
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi - Asap mengepul setelah serangan Israel terhadap Kota Yahmar al-Shakif dan Arnun di Provinsi Nabatieh, Lebanon selatan pada 11 Mei 2026. ANTARA/Anadolu/Ramiz Dallah/pri. Ilustrasi - Asap mengepul setelah serangan Israel terhadap Kota Yahmar al-Shakif dan Arnun di Provinsi Nabatieh, Lebanon selatan pada 11 Mei 2026. ANTARA/Anadolu/Ramiz Dallah/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Gelombang baru serangan Israel pada Sabtu (23/5) dini hari waktu setempat merusak sebuah rumah sakit di kota Tyre, Lebanon selatan, menurut kantor berita negara NNA.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada Rumah Sakit Hiram, termasuk ruang operasi, tempat tinggal perawat, kamar pasien, klinik, jaringan listrik, dan jendela bangunan.

Bangunan lain di kota itu juga dilaporkan hancur dan rata dengan tanah.

Pesawat tempur Israel turut merusak sejumlah besar rumah di sekitarnya serta infrastruktur, termasuk jaringan air, listrik, dan jalan-jalan internal di kawasan permukiman.

Ambulans dan tim pertahanan sipil dikerahkan ke lokasi untuk menilai tingkat kerusakan.

Tak hanya itu, pasukan Israel juga melancarkan serangan udara ke kota Yohmor al-Shaqif.

Menurut pejabat Lebanon, lebih dari 3.000 orang tewas dan 1,6 juta lainnya mengungsi akibat serangan terbaru Israel di Lebanon yang dimulai pada 2 Maret, tidak lama setelah Hizbullah melakukan serangan balasan terkait perang Iran.

Serangan Israel terus berlanjut meskipun gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat masih berlaku hingga awal Juli.

Sumber: Anadolu

ANTARA

x|close