Pria yang Bawa Kabur Pengantin di Pati Janji Nikahi, Siap Ganti Rugi Rp70 Juta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mei 2026, 11:52
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi pernikahan Ilustrasi pernikahan (Pixabay)

Ntvnews.id, Jakarta - Kasus kaburnya seorang calon pengantin wanita asal Kabupaten Pati, Nayla Anik Setiyawati (19), pada hari pernikahannya akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Perselisihan antara keluarga Nayla, mantan calon suami berinisial MM (33), serta pria berinisial DF (18) yang membawa Nayla pergi, kini telah menemui titik damai.

Penyelesaian tersebut dilakukan melalui proses mediasi yang difasilitasi pihak kepolisian. Dalam kesepakatan itu, MM memutuskan mengikhlaskan batalnya pernikahan dengan syarat menerima kompensasi sebesar Rp30 juta dari pihak keluarga Nayla.

Kapolsek Tlogowungu AKP Mujahid menjelaskan, selain menyelesaikan persoalan dengan mantan calon pengantin pria, keluarga Nayla juga menuntut pertanggungjawaban dari DF yang diduga membawa Nayla kabur sebelum akad nikah berlangsung.

“Untuk mediasi antara pihak keluarga Nayla dengan saudara DF, disepakati bahwa pihak keluarga Nayla meminta ganti rugi secara materiil sebesar Rp 70 juta,” kata Mujahid dalam keterangannya, Senin (25/5).

Baca Juga: Polisi Tegaskan Pria Berkaki Putus di Tambora Bukan Korban Begal

Tak hanya soal ganti rugi, DF juga disebut telah menyatakan kesediaannya untuk menikahi Nayla dalam waktu dekat. Kesepakatan itu menjadi bagian dari hasil mediasi antara kedua keluarga.

“Selain kerugian materiil, pihak keluarga DF juga sanggup untuk menikahi saudari Nayla dalam waktu secepatnya,” beber Kapolsek.

Sebelumnya, Nayla sempat menghilang dan membuat geger warga karena pergi tepat di hari pernikahannya. Setelah dilakukan pencarian, perempuan tersebut akhirnya ditemukan bersama DF di sebuah hotel di wilayah Kabupaten Jepara.

Dari hasil pemeriksaan, selama meninggalkan rumah Nayla diketahui sempat diajak berkeliling ke wilayah Kudus sebelum akhirnya menginap selama dua malam di hotel tersebut.

“Jalan-jalan ke Kudus dulu, kemudian dua malam menginap di hotel tersebut,” tandasnya.

x|close