Viral Lokasari Jakbar Jadi Sarang Prostitusi Anak di Bawah Umur, Polisi Langsung Selidiki

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mei 2026, 13:15
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Mucikari di Lokasari Jakbar Mucikari di Lokasari Jakbar (Twitter)

Ntvnews.id, Jakarta - Viral di media sosial X, tiga video berdurasi sekitar 2 menit 20 detik memicu perhatian publik setelah memperlihatkan dugaan praktik prostitusi di kawasan Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat.

Rekaman tersebut menampilkan seorang wisatawan asal Jepang yang diduga dihampiri oleh perempuan yang menawarkan sejumlah wanita muda di kawasan tersebut. Kasus ini menjadi sorotan lantaran dalam percakapan video terdengar istilah “seventeen” dan “perawan” yang memunculkan dugaan adanya eksploitasi anak di bawah umur.

Dalam rekaman yang beredar, wisatawan asing itu terlihat berjalan di trotoar kawasan Lokasari pada malam hari. Di tengah keramaian lalu lintas ibu kota, ia kemudian didekati seorang perempuan yang diduga berperan sebagai mucikari. Perempuan tersebut tampak menawarkan beberapa wanita muda yang berada di sekitar jalanan hingga area penginapan di sekitar lokasi.

Percakapan di dalam video juga memperlihatkan bagaimana sang perempuan berupaya menarik perhatian wisatawan dengan menyebut kata “seventeen” dan “perawan”. Beberapa perempuan muda tampak berada di pinggir jalan, namun tidak ada satu pun yang dipilih oleh wisatawan tersebut. Narasi mengenai dugaan prostitusi anak di bawah umur pun langsung menyebar luas dan memicu reaksi warganet.

Baca Juga: BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG untuk Awasi Kualitas Makanan Penerima Manfaat

Unggahan video itu menjadi viral sejak Senin (25/5/2026). Dalam narasi yang beredar di media sosial, disebutkan bahwa video direkam langsung oleh warga negara Jepang yang berada di lokasi. Perekam video tampak beberapa kali dihampiri orang-orang yang diduga menawarkan jasa prostitusi secara terbuka di kawasan Lokasari.

Menanggapi viralnya rekaman tersebut, pihak kepolisian bergerak melakukan penyelidikan. Kapolsek Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar membenarkan bahwa aparat telah turun langsung untuk memeriksa lokasi yang disebut dalam video viral tersebut.

"Ada berita tersebut, kami cek lokasi, ini terkait video yang baru. Kami jelaskan lagi ini masih dalam tahap pendalaman ataupun proses lidik (penyelidikan)," kata Bobby saat dihubungi, Senin (25/5/2026).

Polisi juga telah meminta keterangan dari pihak lingkungan setempat, termasuk pengurus RT/RW dan pengelola kawasan Lokasari. Berdasarkan hasil klarifikasi sementara, mereka membantah adanya praktik prostitusi anak seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial.

"Kami sudah mendapatkan statement dari RT RW dan pengelola Lokasari, bahwa di situ tidak terjadi hal yang seperti itu. Mereka juga mendukung atau support untuk mengusut permasalahan itu, juga menolak untuk perlakukan seperti itu (prostitusi)," jelasnya.

Meski demikian, kepolisian menegaskan proses pendalaman masih terus berlangsung guna memastikan fakta di balik video viral tersebut. Aparat kini masih mengumpulkan informasi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan praktik prostitusi di kawasan Lokasari, termasuk menelusuri identitas pihak-pihak yang muncul dalam rekaman video.

"Masih dalam proses lidik. Masih dalam tahap pendalaman, tahap penyelidikan," imbuh Bobby.

x|close