Manajemen Investigasi Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mei 2026, 20:29
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pabrik Kimia meledak di Cilegon Pabrik Kimia meledak di Cilegon (Instagram @jabodetabek24info)

Ntvnews.id, Cilegon - Ledakan terjadi di area pabrik kimia milik PT Merak Chemicals Indonesia di Kota Cilegon pada Senin sekitar pukul 12.30 WIB. Pasca kejadian tersebut, manajemen perusahaan langsung memulangkan seluruh karyawan sebagai langkah pengamanan dan antisipasi risiko lebih lanjut.

Public Relations PT Merak Chemicals Indonesia, Dimas Saputra, membenarkan adanya ledakan di area operasional pabrik. Ia menegaskan keselamatan pekerja dan warga sekitar menjadi prioritas utama perusahaan.

"Menyangkut dampak keselamatan pekerja, saya belum menerima data mengenai adanya korban luka. Namun, sebagai langkah pengamanan, seluruh karyawan di area pabrik tadi sudah dipulangkan," kata Dimas, Senin, 25 Mei 2026.

Baca Juga: Pabrik Obat Nyamuk Kebakaran Hebat di Tangerang

Pihak perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kepanikan dan ketidaknyamanan yang muncul akibat insiden tersebut. Manajemen PT Merak Chemicals Indonesia tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti ledakan yang terjadi di area pabrik kimia tersebut.

Insiden itu sempat membuat warga sekitar panik setelah muncul semburan putih membumbung tinggi ke udara dari kawasan pabrik.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat, Dimas menjelaskan bahwa semburan putih yang terlihat saat kejadian dipastikan bukan berasal dari kebocoran bahan kimia berbahaya. Berdasarkan laporan sementara tim teknis, semburan tersebut merupakan uap air yang berasal dari alat steam turbine di area pabrik.

Baca Juga: BPOM Bongkar Pabrik Obat Ilegal di Jabar dan Jateng, Sita Lebih dari 1 Miliar Tablet OOT

Ia juga membantah adanya kebocoran produk Purified Terephthalic Acid (PTA). Menurutnya, bahan PTA memiliki bentuk seperti tepung dan akan meninggalkan bercak putih di sekitar lokasi apabila benar-benar terlepas ke udara.

Meski begitu, perusahaan tetap akan mendalami laporan masyarakat terkait munculnya bau menyengat setelah ledakan terjadi. Sebagai langkah preventif, perusahaan telah mendistribusikan masker kepada warga melalui pengurus RT dan RW setempat guna mengurangi dampak yang mungkin timbul.

"Tentu kami akan bertanggung jawab kepada masyarakat. Kami juga sudah menyiagakan ambulans di lokasi. Apabila ada warga yang mengalami keluhan kesehatan, kami sudah berkoordinasi untuk langsung merujuknya ke Rumah Sakit Krakatau Medika," terangnya.

Hingga kini, proses investigasi masih berlangsung di area pabrik dengan pengawalan dari Polres Cilegon, Dinas Lingkungan Hidup, serta aparat pemerintah kelurahan dan kecamatan setempat.

(Sumber: Antara)

x|close