Mojtaba Khamenei Bersembunyi di Bunker, Komunikasi Iran Hanya Lewat Kurir

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Mei 2026, 12:51
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei. /ANTARA/Xinhua/aa. Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei. /ANTARA/Xinhua/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan berada di sebuah bunker rahasia dengan pengamanan sangat ketat. Situasi ini disebut membuat komunikasi pemerintah Iran menjadi lambat, bahkan Mojtaba dikabarkan hanya dapat dihubungi melalui jaringan kurir atau perantara khusus.

Laporan mengenai kondisi Mojtaba pertama kali diungkap media Amerika Serikat, CBS News, yang mengutip sejumlah pejabat AS dengan akses terhadap informasi intelijen Iran. Menurut laporan tersebut, keberadaan Mojtaba di lokasi tersembunyi menjadi salah satu faktor yang memperlambat respons Iran terhadap proposal-proposal yang diajukan AS dalam pembahasan potensi kesepakatan damai.

Sejumlah pejabat AS yang mengetahui informasi intelijen itu menyebut Mojtaba saat ini “secara efektif bersembunyi” di lokasi yang dirahasiakan dengan akses yang sangat terbatas ke dunia luar. Sistem komunikasi yang diterapkan disebut tidak biasa karena hanya melibatkan jalur perantara yang rumit.

Dalam laporan yang sama, CBS News menyebut Mojtaba hanya bisa dihubungi melalui jaringan kurir kompleks. Mekanisme komunikasi tersebut dinilai membuat proses pengambilan keputusan di Iran berjalan lebih lambat, termasuk dalam merespons berbagai usulan dari Washington terkait negosiasi damai.

Baca Juga: Sudin KPKP Jaktim Temukan 172 Hewan Kurban Sakit Jelang Idul Adha

Tak hanya itu, pejabat Iran yang terlibat dalam pembicaraan dengan pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, juga dilaporkan mengalami hambatan komunikasi di internal pemerintahan mereka sendiri. Kondisi itu disebut memperlambat perkembangan pembahasan menuju kesepakatan antara kedua negara.

Meski demikian, seorang pejabat senior pemerintahan AS yang identitasnya dirahasiakan mengatakan kepada CBS News bahwa Mojtaba disebut telah menyetujui garis besar rancangan kesepakatan yang sedang dibahas saat ini.

Sementara itu, Trump dalam unggahan di platform Truth Social mengaku berharap keputusan final terkait kesepakatan tersebut dapat tercapai dalam beberapa hari mendatang.

Sebelumnya, pemerintah Iran telah mengonfirmasi bahwa Mojtaba mengalami luka akibat serangan awal yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut juga menewaskan ayahnya, Ali Khamenei, yang saat itu masih menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran.

Sejak konflik berkecamuk dan dirinya diumumkan menggantikan sang ayah pada awal Maret 2026, Mojtaba belum pernah muncul atau menyampaikan pernyataan secara langsung di hadapan publik. Sejauh ini, instruksi maupun sikap resminya hanya disampaikan dalam bentuk tertulis melalui media pemerintah Iran.

Hingga kini, otoritas Iran belum memberikan keterangan resmi terkait laporan yang menyebut Mojtaba berada di bunker rahasia dan hanya bisa dihubungi melalui kurir.

x|close