Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menggenjot Gerakan Pemilahan Sampah yang mulai diterapkan dalam dua pekan terakhir. Program ini menjadi langkah untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPS hingga TPST Bantargebang secara bertahap dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin mengatakan saat ini program masih berada pada tahap awal pelaksanaan sekaligus konsolidasi di berbagai wilayah Jakarta.
"Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber ini baru berjalan sekitar dua minggu, sehingga saat ini kami masih dalam tahap konsolidasi pelaksanaan sekaligus pengumpulan data dari berbagai wilayah," ucap Dudi dalam keterangannya, Kamis, 25 Mei 2026.
Baca Juga: Pramono Dorong Hotel, Restoran, dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah
Menurutnya, fokus utama Pemprov DKI Jakarta saat ini adalah membangun kebiasaan memilah sampah di masyarakat agar proses pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif mulai dari tingkat rumah tangga.
Program tersebut juga melibatkan kawasan permukiman hingga petugas pengangkutan sampah agar sistem pemilahan dapat berjalan secara konsisten dan menyeluruh.
Dudi mengungkapkan, meski data pengurangan volume sampah masih dalam tahap monitoring dan evaluasi, respons masyarakat terhadap gerakan pilah sampah mulai menunjukkan hasil positif di sejumlah wilayah Jakarta.
"Kami melihat adanya respons dan partisipasi masyarakat yang cukup positif di sejumlah wilayah," terangnya.
Baca Juga: Soal Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Ini Rencana Pramono
Ia meyakini perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah menjadi fondasi penting untuk mengurangi sampah tercampur yang selama ini mendominasi tempat pembuangan akhir. Dalam tahap awal implementasi, periode Mei hingga Juni 2026 difokuskan pada sosialisasi, edukasi, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung pemilahan sampah.
Setelah tahap edukasi selesai, implementasi gerakan pilah sampah akan diperluas secara bertahap ke lebih banyak kawasan permukiman, sektor usaha, hingga lingkungan masyarakat lainnya.
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga memastikan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi berkala untuk melihat dampak program terhadap pengurangan timbulan sampah dari tingkat hulu.
"DLH DKI Jakarta akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap pengurangan timbulan sampah di tingkat hulu seiring pelaksanaan program di masyarakat, kawasan, maupun sektor usaha," tutupnya.
Ilustrasi Sampah Plastik (Pixabay)