Di Depan Macron, Prabowo Ungkap Sudah 3 Kali Kunjungi Prancis Sepanjang 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Mei 2026, 23:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Tangkapan Layar Sekretariat Presiden)

Ntvnews.id, Paris - Presiden Prabowo Subianto menyoroti intensitas kunjungannya ke Prancis yang semakin sering dalam satu tahun terakhir saat bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Kamis, 28 Mei 2026. Lawatan kali ini bahkan menjadi kunjungan ketiganya ke Prancis sepanjang tahun 2026.

Sebelumnya, Prabowo diketahui telah melakukan kunjungan kerja ke Prancis pada 23 Januari dan 14 April lalu.

"Sebagaimana diketahui, tahun ini saja saya sudah tiga kali ke Perancis," ucap Prabowo di Paris, Prancis, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 28 Mei 2026.

Prabowo juga menyinggung kehormatan yang diterima Indonesia pada 2025 ketika diundang mengikuti parade defile Bastille Day, perayaan hari nasional Prancis. Menurutnya, Indonesia kemungkinan menjadi negara Asia pertama yang ikut serta dalam defile militer di benua Eropa tersebut.

Baca Juga: Di Hadapan Macron, Prabowo: Saya Instruksikan Semua Tingkatan Sekolah Harus Belajar Bahasa Prancis

Di hadapan Presiden Emmanuel Macron, Prabowo menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat pemerintah Prancis terhadap dirinya dan delegasi Indonesia. Ia menilai hubungan bilateral Indonesia dan Prancis kini berada pada fase terbaik sepanjang sejarah hubungan kedua negara.

"Saya sependapat, Yang Mulia, hubungan Indonesia dan Prancis berada di tingkat menurut saya yang terbaik selama ini," tuturnya.

Prabowo mengatakan hubungan erat kedua negara tidak lepas dari dukungan langsung Macron dalam memperkuat kerja sama bilateral Indonesia dan Prancis.

Presiden Prabowo Subianto <b>(Tangakapan Layar Sekretariat Presiden)</b> Presiden Prabowo Subianto (Tangakapan Layar Sekretariat Presiden)

Menurut Prabowo, Prancis merupakan salah satu mitra strategis penting bagi Indonesia di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian dan konflik internasional.

Ia menyebut kerja sama kedua negara terus berkembang di berbagai sektor, mulai dari pertahanan, pendidikan, energi bersih, ilmu pengetahuan dan teknologi, hingga investasi.

“Kita tentunya akan lihat dalam saat yang mendatang kerja sama yang lebih konkret, lebih seimbang, dan lebih berdampak,” kata dia.

x|close