Macet Parah di Jalur Puncak, Polisi Berlakukan One Way dari Jakarta Sejak Pagi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Mei 2026, 11:08
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Kemacetan di kawasan Puncak Bogor, pada Senin, (16/9/2024) pagi. Kemacetan di kawasan Puncak Bogor, pada Senin, (16/9/2024) pagi. (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepadatan kendaraan menuju kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, terjadi sejak pagi hari pada Sabtu (30/5/2026). Lonjakan arus kendaraan membuat polisi menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way dari arah Jakarta menuju Puncak guna mengurai antrean panjang.

Pantauan di lapangan menunjukkan volume kendaraan meningkat tajam sejak dini hari. Kepadatan terutama terlihat di akses menuju kawasan wisata Puncak yang menjadi destinasi favorit warga saat akhir pekan maupun libur panjang.

Kepolisian melalui Satuan Lalu Lintas Polres Bogor akhirnya memberlakukan skema satu arah ke atas atau menuju Puncak. Kebijakan tersebut diambil untuk mengantisipasi kemacetan yang semakin mengular akibat tingginya jumlah kendaraan dari arah Jakarta.

"Kami dari Satlantas Polres Bogor saat ini sudah memberlakukan rekayasa one way arah atas atau dari Jakarta menuju Puncak," kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto, Sabtu (30/5/2026).

Petugas sebenarnya telah mulai mempersiapkan rekayasa lalu lintas sejak sekitar pukul 05.00 WIB. Langkah ini dilakukan setelah terlihat adanya peningkatan jumlah kendaraan yang cukup signifikan menuju kawasan wisata tersebut.

"Peningkatannya cukup signifikan, dari jam 05.00-06.00 WIB itu yang keluar dari Exit Tol Ciawi kurang lebih 1.200 kendaraan, kemudian dari jam 06.00-07.00 WIB itu kurang lebih 1.600, dan dari jam tujuh ke jam delapan itu tadi sudah mencapai 2.000 lebih," tuturnya.

Menurut kepolisian, penerapan sistem one way dilakukan karena jumlah kendaraan yang keluar dari gerbang tol terus meningkat hingga menembus angka lebih dari 2.000 unit. Jika tidak segera diantisipasi, kondisi tersebut dikhawatirkan memicu antrean kendaraan yang semakin panjang di jalur utama menuju Puncak.

"Sehingga kami berlakukan rekayasa semenjak tadi mulai 07.30 WIB proses dan terbuka sampai dengan Simpang Gadog itu pukul 08.20 WIB," terangnya.

Polisi menegaskan skema satu arah di kawasan Puncak bersifat situasional. Artinya, rekayasa lalu lintas akan terus diberlakukan selama volume kendaraan masih tinggi dan berpotensi menyebabkan kemacetan.

"Sampai dengan saat ini dan kami akan mempertahankan situasi arus lalu lintas dengan rekayasa one way ini sampai dengan nanti peningkatan arus kendaraan yang akan menuju Puncak itu menurun," pungkasnya.

Masyarakat yang berencana menuju kawasan Puncak diimbau memperhitungkan waktu perjalanan dan mencari informasi kondisi lalu lintas terkini, mengingat kepadatan kendaraan diperkirakan masih berlangsung selama akhir

pekan.

x|close