Heboh Proyektil Tajam 1,5 Kilogram Berserakan di Depan SPBU Sidoarjo, Polisi Selidiki Asal-usulnya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Mei 2026, 17:17
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi Pistol Ilustrasi Pistol (FreePik)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah temuan mencurigakan menggegerkan warga di sekitar SPBU Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Sejumlah proyektil tajam dengan total berat sekitar 1,5 kilogram ditemukan tercecer di area depan stasiun pengisian bahan bakar tersebut.

Keberadaan proyektil di sekitar SPBU sontak memicu perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Temuan itu diketahui terjadi pada Kamis (28/5/2026), mengingat lokasi penemuan berada di area publik dengan aktivitas kendaraan yang cukup padat.

Proyektil tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petugas pengambil sampah bernama Novi. Saat hendak mengisi bahan bakar di SPBU, ia melihat benda mencurigakan berserakan di sekitar lokasi dan menduga benda itu merupakan proyektil peluru.

Merasa curiga dengan temuannya, Novi kemudian melaporkan hal tersebut kepada petugas keamanan SPBU. Setelah dilakukan pengecekan awal, pihak keamanan meneruskan laporan ke aparat kepolisian setempat.

Polsek Balongbendo bersama jajaran Polresta Sidoarjo kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengamankan barang temuan tersebut.

Baca Juga: Kemenkeu Jepang Gelontorkan Rp1.300 Triliun demi Tahan Pelemahan Yen

Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistiyono membenarkan adanya laporan warga terkait penemuan peluru tajam di depan SPBU Singkalan.

"Kami langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara sekaligus mengamankan barang temuan tersebut," kata Sugeng saat dikonfirmasi Jumat (29/5/2026).

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, polisi menemukan proyektil bekas tanpa selongsong dalam kondisi berserakan di area depan SPBU. Seluruh barang bukti kemudian diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Barang bukti proyektil bekas dengan berat kurang lebih 1,5 kilogram saat ini telah diamankan guna proses pendataan dan pembuatan berita acara barang temuan," ungkapnya.

Saat ini, kepolisian masih mendalami asal-usul proyektil tajam tersebut, termasuk kemungkinan pihak yang memiliki atau kehilangan benda itu. Hingga kini, belum ada pihak yang mengklaim kepemilikan maupun melapor kehilangan kepada polisi.

"Belum ada pihak yang mengakui kepemilikan proyektil tersebut maupun melaporkan kehilangan ke pihak kepolisian. Kami melakukan pendalaman terkait asal-usul proyektil bekas tajam tersebut," pungkasnya.

x|close