Ntvnews.id, Washington D.C - Sebuah meteor yang memasuki atmosfer Bumi dilaporkan meledak di wilayah timur laut Amerika Serikat pada Sabtu (30/5), memicu suara dentuman keras yang terdengar di sejumlah daerah dan membuat warga setempat terkejut.
Wakil Kepala Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Jennifer Dooren, menjelaskan bahwa fenomena bola api tersebut pecah di atas wilayah timur laut Massachusetts dan tenggara New Hampshire sekitar pukul 14.06 waktu setempat.
Menurut Dooren, objek yang memasuki atmosfer itu merupakan benda alami dari luar angkasa dan tidak memiliki kaitan dengan hujan meteor yang sedang aktif maupun serpihan satelit atau puing antariksa yang kembali memasuki atmosfer Bumi.
"Bola api ini tidak terkait dengan hujan meteor aktif saat ini, tetapi merupakan objek alami dan bukan masuk kembali puing-puing luar angkasa atau satelit," kata Dooner.
Ia menambahkan bahwa ledakan yang terjadi saat meteor pecah menghasilkan energi yang sangat besar.
"Energi yang dilepaskan saat pecah diperkirakan setara dengan sekitar 300 ton TNT, yang menyebabkan suara ledakan keras." jelasnya.
Baca Juga: Mendagri Tito: 11 Daerah di Sumatra Masih Perlu Atensi Khusus Pascabencana Hidrometeorologi
NASA memperkirakan meteor tersebut melaju dengan kecepatan sekitar 120.700 kilometer per jam. Saat pecah, benda langit itu berada pada ketinggian sekitar 64 kilometer di atas permukaan Bumi.
Peristiwa tersebut segera menarik perhatian masyarakat karena dentuman yang dihasilkan terdengar hingga ke sejumlah wilayah di Amerika Serikat bagian timur laut. Banyak warga mengaku terkejut karena suara ledakan muncul secara tiba-tiba tanpa adanya tanda-tanda sebelumnya.
Sejumlah laporan di media sosial menyebutkan getaran akibat ledakan itu bahkan sempat mengguncang beberapa rumah. Warga yang merasakan fenomena tersebut membagikan pengalaman mereka melalui berbagai platform digital.
Salah satu akun media sosial, @wolverineupdate, mengunggah sejumlah rekaman video yang menunjukkan situasi di kawasan Boston dan Rhode Island saat meteor tersebut meledak. Dalam video yang beredar, terdengar beberapa kali suara dentuman keras yang memicu spekulasi mengenai sumber ledakan.
Bendera Amerika Serikat/ist
"Suara ledakan keras yang tak bisa dijelaskan terdengar di beberapa bagian Boston dan Rhode Island. Data awal menunjukkan suara itu mungkin disebabkan oleh meteor besar yang memasuki atmosfer," demikian tulis akun tersebut.
Fenomena meteor yang meledak di atmosfer sebenarnya bukan kejadian yang sepenuhnya langka. Dalam banyak kasus, sebagian besar meteor terbakar habis sebelum mencapai permukaan Bumi. Namun, ketika ukuran dan kecepatannya cukup besar, ledakan yang dihasilkan dapat menciptakan gelombang kejut yang terdengar hingga jarak yang cukup jauh.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan besar akibat peristiwa tersebut. Otoritas terkait masih terus memantau dan menganalisis data untuk mengetahui karakteristik meteor yang meledak di wilayah timur laut Amerika Serikat tersebut.
Arsip - Warga di Kecamatan Sindangbarang, Cianjur, Jawa Barat, sempat mengabadikan kilatan cahaya yang terlihat melintas di langit seperti meteor yang sempat menimbulkan suara dentuman.ANTARA/istimewa. (Ahmad Fikri) (Antara)