Ntvnews.id, Tokyo - Lebih dari 200.000 warga di Kota Kagoshima, Jepang, diminta segera mengungsi menyusul ancaman Topan Chanmi yang bergerak ke arah timur laut, menurut laporan media setempat pada Selasa, 2 Juni 2026.
Kota Kagoshima di Pulau Kyushu menjadi wilayah yang paling terdampak, dengan status peringatan bencana level 4 yang diberlakukan kepada sekitar 222.000 penduduk. Status tersebut mengimbau warga untuk segera menuju tempat evakuasi jika kondisi masih memungkinkan.
Topan Chanmi sebelumnya melintasi wilayah Okinawa bagian selatan, menyebabkan sembilan orang mengalami luka ringan serta memutus aliran listrik di hampir 50.000 rumah.
Baca Juga: Jepang Kirim Personel Militer ke Misi NATO untuk Ukraina di Jerman
Laporan dari NHK menyebutkan hingga saat ini total korban luka di Jepang akibat topan tersebut mencapai sedikitnya 16 orang.
Level 4 dalam sistem peringatan cuaca Jepang menunjukkan kondisi berbahaya yang mengharuskan evakuasi segera, sementara level tertinggi (level 5) menandakan ancaman langsung terhadap keselamatan jiwa.
Baca Juga: Iran Janjikan Kemudahan Akses bagi Kapal Jepang yang Lintasi Selat Hormuz
Badan meteorologi setempat memperkirakan dampak cuaca ekstrem masih akan berlanjut, dengan Pulau Shikoku diprediksi terdampak pada Rabu, disusul wilayah pesisir timur Pulau Honshu.
Saat ini, pusat Topan Chanmi tercatat memiliki tekanan atmosfer sekitar 975 hektopascal, dengan kecepatan angin mencapai 48,5 knot dan hembusan maksimum hingga 67,9 knot.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Badai topan. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)