Geger Beruang Ngamuk di Fukushima, Empat Orang Terluka

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jun 2026, 09:05
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Beruang Ilustrasi Beruang (Istimewa)

Ntvnews.id, Tokyo - Jepang kembali digemparkan oleh insiden serangan beruang yang kali ini terjadi di Kota Fukushima. Sedikitnya empat orang mengalami luka-luka setelah seekor beruang memasuki dua area pabrik dan sebuah kawasan permukiman pada Selasa, 2 Juni 2026/

Peristiwa ini menambah daftar panjang konflik antara manusia dan satwa liar di Jepang. Pada tahun lalu, serangan beruang bahkan mencatat rekor tertinggi dengan menewaskan 13 orang di berbagai wilayah negara tersebut.

"Insiden cedera manusia terkait beruang... terjadi di Kota Fukushima, melukai empat orang," kata kepolisian setempat dalam sebuah pernyataan, dilansir dari AFP, Rabu, 3 Juni 2026.

Menurut laporan harian Yomiuri Shimbun yang mengutip keterangan polisi dan petugas pemadam kebakaran, beruang tersebut pertama kali terlihat di sebuah pabrik komponen otomotif. Kemunculannya memicu panggilan darurat setelah sejumlah pekerja dilaporkan menjadi korban serangan.

Pihak berwenang menerima laporan bahwa "karyawan-karyawan telah digigit" oleh hewan tersebut saat berada di area pabrik.

Setelah menyerang di lokasi pertama, beruang itu terus bergerak dan menyebabkan korban tambahan. Dua orang lainnya dilaporkan terluka, masing-masing di sebuah kawasan permukiman dan di fasilitas pabrik peralatan elektronik yang berada tidak jauh dari lokasi awal.

Laporan media setempat menyebutkan bahwa beruang tersebut diduga masih berada di dalam area pabrik setelah serangkaian insiden terjadi.

Baca Juga: Ngeri, Beruang Serang Lansia di Toilet Umum

Dari empat korban yang terluka, satu orang dilaporkan mengalami cedera serius. Sementara korban lainnya hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.

Fenomena meningkatnya kemunculan beruang di kawasan permukiman menjadi perhatian serius pemerintah Jepang dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun fiskal yang berakhir pada Maret lalu, jumlah laporan penampakan beruang di seluruh Jepang mencapai lebih dari 50.000 kasus. Angka tersebut lebih dari dua kali lipat dibandingkan rekor sebelumnya yang tercatat dua tahun lalu.

Dalam berbagai laporan, beruang kerap terlihat memasuki rumah warga, berkeliaran di sekitar sekolah, hingga masuk ke supermarket dan kawasan pemandian air panas.

Ilustrasi beruang madu <b>(ragunanzoo.jakarta)</b> Ilustrasi beruang madu (ragunanzoo.jakarta)

Tahun ini, laporan kemunculan beruang kembali meningkat seiring berakhirnya masa hibernasi musim dingin. Satwa tersebut mulai aktif mencari makan dan menjelajah ke wilayah yang lebih dekat dengan aktivitas manusia.

Data Kementerian Lingkungan Hidup Jepang menunjukkan bahwa pada April lalu, satu orang tewas dan lima lainnya mengalami luka akibat serangan beruang.

Selain itu, lebih dari selusin penampakan beruang juga telah dilaporkan terjadi di wilayah pinggiran Tokyo sepanjang tahun ini. Bulan lalu, seorang pria berkewarganegaraan Rusia berusia 30-an tahun dilaporkan diserang beruang saat melakukan pendakian di kawasan ibu kota Jepang tersebut.

Meningkatnya frekuensi pertemuan antara manusia dan beruang memicu kekhawatiran di Jepang, terutama karena insiden serangan kini semakin sering terjadi di kawasan industri dan permukiman yang padat penduduk.

x|close