Ntvnews.id, Jakarta - Dua anggota Satuan Brimob Polda Banten mengalami luka-luka setelah diduga menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh sejumlah debt collector di Jalan Raya Serang-Cilegon Kilometer 3,5, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Selasa (2/6/2026) malam.
Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Yudha Satria, menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula dari upaya penarikan kendaraan milik salah seorang anggota Brimob yang kemudian memicu cekcok antara kedua belah pihak.
“Telah terjadi keributan antara personel Satbrimob Polda Banten dan kelompok debt collector yang berujung pada aksi pengeroyokan dan pembacokan menggunakan senjata tajam,” kata Yudha, Rabu (3/6/2026).
Informasi diunggah bantennews.
View this post on Instagram
Diketahui korban pertama, Bripda Fajar Dwi, anggota Satbrimob Polda Banten, mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangannya. Ia saat ini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara.
Sementara itu, korban lainnya, Bripda Ahmad Yani mengalami pendarahan pada bagian hidung dan kaki serta dislokasi bahu kiri. Korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Dradjat Prawiranegara, Serang.
Baca Juga: Polisi: Pengeroyok 2 Mata Elang hingga Tewas Tak Bawa Senjata Tajam
Baca Juga: Dua Brimob Polda Banten Terluka Usai Dibacok Debt Collector
Ilustrasi garis polisi dalam peristiwa penembakan gereja di Michigan, Amerika Serikat (AS). (ANTARA)